KEK Galang Batang Raup Investasi Rp20 Triliun di Bintan

CNN Indonesia | Senin, 18/11/2019 08:55 WIB
KEK Galang Batang Raup Investasi Rp20 Triliun di Bintan Ilustrasi. (CNN Indonesia/Elisa Valenta Sari).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang di Bintan, Kepulauan Riau meraup investasi sebesar Rp20 triliun pada November 2019.

Dilansir dari Antara, Senin (18/11), investasi tersebut di antaranya berasal dari perusahaan Singapura Global Aluminium, perusahaan Malaysia Press Metal, serta perusahaan lokal PT Mahkota Karya Utama.

"Kesepakatan investasi itu sudah ditandatangani pada Jumat (15/11) dan turun disaksikan oleh Pelaksana Tugas Gubernur Kepulauan Riau Isdianto," ujar Santoni, pimpinan PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) selaku pemegang saham KEK.


Ia mengungkapkan proyek investasi di bidang industri alumina tersebut akan memakan waktu tiga hingga lima tahun.

Proyek-proyek tersebut akan menyerap puluhan ribu tenaga kerja dengan komposisi 50 tenaga kerja lokal dan 50 persen tenaga kerja asing. Nantinya, porsi tenaga kerja lokal akan mendominasi secara bertahap.

"Saat ini, sudah banyak pekerja tempatan yang disekolahkan ke China sehingga pulang nanti mereka bisa memimpin perusahaan ini," ujarnya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepulauan Riau Isdianto menyatakan pemerintah daerah mendukung investasi tersebut. Ia juga berharap proyek alumina tersebut akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang tengah lesu.

"Harapan kami tentu tenaga kerja lokal lebih banyak yang terserap sehingga ekonomi warga tempatan juga akan meningkat," ucapnya.

Sebagai informasi, KEK Galang Batang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2017 pada 12 Oktober 2017. KEK seluas 2.333 hektare itu memiliki kegiatan utama berupa industri pengolahan bauksit dan logistik.

[Gambas:Video CNN] (Antara/sfr)