Ahok Soal Penolakan SP Pertamina: Tuhan Saja Ada yang Nentang

CNN Indonesia | Rabu, 20/11/2019 16:41 WIB
Ahok Soal Penolakan SP Pertamina: Tuhan Saja Ada yang Nentang Ahok menanggapi penolakan SP Pertamina. (Screenshot via Instagram/@basukibtp)
Jakarta, CNN Indonesia -- Eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menanggapi penolakan Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) terkait kabar posisinya di perusahaan pelat merah tersebut.

"Kayaknya hidup gue ditolak melulu. Hidup ini ya enggak ada bisa setuju 100 persen, Tuhan saja ada yang nentang kok," ujar Ahok, Rabu (20/11) seperti yang dikutip dari Antara.

Namun, Ahok mengaku dirinya siap menjadi pimpinan di PT Pertamina (Persero) jika dipilih oleh Menteri BUMN Erick Thohir.


"Ya kalau ditunjuk, diminta tugas ya harus siap dong, kita mesti siap lah," ujar politikus PDIP.


Sebelumnya, Kementerian BUMN percaya mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bisa merangkul SP Pertamina.

Tanggapan ini menyusul penolakan FSPBB terhadap penempatan Ahok di kursi direksi maupun komisaris PT Pertamina (Persero).

"Kami percaya Pak Ahok bisa merangkul, kalau Pak Ahok benar di Pertamina," ujar Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga, Rabu (20/11).

Ketika ditanya kepastian posisi Ahok di Pertamina, Arya menegaskan masih menunggu keputusan yang diharapkan bisa keluar bulan ini.

"Tunggu sebentar lagi. Kami harap bulan ini jadi selesai (kepastiannya)," tambah Arya.

Ahok santer bakal dijadikan bos BUMN usai bertemu dengan Menteri BUMN Erick Thohir pada pekan lalu, Rabu (13/11). Usai pertemuan, Ahok menyatakan diminta Erick untuk ikut mengurusi BUMN.

Erick mengatakan sosok Ahok dilirik pemerintah karena memiliki latar belakang dan karakter pendobrak yang dimilikinya. Karakter tersebut merupakan sifat yang harus dimiliki oleh pemimpin BUMN pada saat ini.

"BUMN 142 perusahaan, kami perlu figur-figur yang bisa mendobrak, tidak mungkin 142 BUMN dipegang satu orang. Kami harapkan ada perwakilan perwakilan yang memang punya rekam jejak pendobrak," pungkas Erick.

Namun, hingga saat ini belum diketahui perusahaan BUMN mana dan jabatan apa yang akan ditempati oleh Ahok.

[Gambas:Video CNN] (Antara/age)