Dilansir dari AFP, China memangkas suku bunga sebagai upaya untuk mendinginkan permintaan domestik. Pasalnya, perang dagang dengan AS telah 'memukul' pertumbuhan ekonomi China.
China melakukan pengurangan suku bunga dasar kredit (Loan Prime Rate/LPR), yang merupakan salah satu suku bunga preferensial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemangkasan LPR merupakan langkah terbaru untuk mengurangi biaya pinjaman. Beijing sedang berjuang untuk memperbaiki ekonomi dan memasuki babak baru.
Pasalnya, negara tersebut berada dalam laju terendah selama hampir tiga dekade pada kuartal ketiga. Kondisi ini dikarenakan perang perdagangan AS, jatuhnya permintaan global untuk barang China dan pertempuran pemerintah melawan hutang.
Julian Evans-Pritchard dari Capital Economics menilai memotong LPR hanya berdampak kecil pada perekonomian karena tidak menurunkan suku bunga pada sebagian besar pinjaman yang belum dibayar. Terutama pinjaman yang terkait dengan suku bunga pinjaman tradisional PBoC.
Pritchard menilai penurunan LPR lima tahun mengisyaratkan kemungkinan pelunakan pembatasan pembelian properti diberlakukan untuk mengurangi gelembung harga.
[Gambas:Video CNN] (afp/age)