Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp14.018 per dolar AS atau melemah dibandingkan posisi Senin (16/12), yakni Rp14.004 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp13.997 per dolar AS hingga Rp14.013 per dolar AS.
Sore hari ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau melemah terhadap dolar AS. Tercatat, lira Turki melemah 0,28 persen, yuan China 0,09 persen, dolar Singapura 0,12 persen, diikuti ringgit Malaysia yang melemah tipis 0,01 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sentimen yang mendominasi pasar masih soal hubungan AS-China, dengan adanya perkembangan positif," kata Ibrahim saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (17/12).
Sebelumnya Ibrahim mengatakan bahwa AS mengklaim naskah kesepakatan damai dagang AS-China akan segera rampung, dan hanya tinggal menunggu pemeriksaan yang sifatnya rutin.
Lihat juga:IHSG Menguat ke 6.211 Terdorong 220 Saham |
"Pasar merespon positif atas keyakinan bahwa kesepakatan dagang antara kedua negara sudah berjalan dengan baik," ungkap Ibrahim.
Kudlow menyebutkan Presiden Trump dan Presiden Xi Jinping dari China akan menandatangani perjanjian tersebut pada awal Januari. Selepas itu, AS-China pun dikabarkan akan memulai negosiasi damai dagang fase II.
Lebih lanjut, Ibrahim berpendapat mata uang garuda kemungkinan menguat tipis dilevel Rp13.980 hingga Rp14.020 per dolar AS dalam perdagangan hari Rabu (18/12).
[Gambas:Video CNN] (ara/sfr)