Rupiah ke Rp13.980, Terdongkrak Kesepakatan Dagang AS-China

CNN Indonesia | Kamis, 19/12/2019 08:38 WIB
Rupiah ke Rp13.980, Terdongkrak Kesepakatan Dagang AS-China Rupiah menguat ke Rp13.980 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Kamis (19/12). (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Nilai tukar rupiah menguat ke Rp13.980 per dolar AS atau sebesar 0,06 persen pada perdagangan pasar spot, Kamis (19/12) pagi. Sebelumnya, kurs rupiah berada di Rp13.988 per dolar AS pada penutupan pasar Rabu (18/12).

Pagi hari ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia melemah terhadap dolar AS. Yen Jepang terpantau melemah 0,08 persen, dolar Singapura 0,03 persen, dan dolar Hong Kong melemah tipis 0,02 persen.

Penguatan hanya terjadi pada lira Turki sebesar 0,03 persen, dan won Korea yang menguat 0,31 persen. Sementara, ringgit Malaysia dan baht Thailand berada di posisi stagnan dan tidak bergerak terhadap dolar AS.

Dari negara maju, mayoritas nilai tukar menguat terhadap dolar AS. Poundsterling Inggris terpantau menguat 0,04 persen, euro sebesar 0,03 persen. Diikuti dolar Australia yang menguat 0,22 persen. Hanya dolar Kanada yang terpantau melemah tipis sebesar 0,01 persen terhadap dolar AS.

Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menilai penguatan rupiah pagi ini disebabkan oleh sentimen positif dari kesepakatan dagang antara AS dan China.

Ariston menilai masih terdapat optimisme pasar mengenai kesepakatan dagang yang berlangsung Jumat (13/12) lalu.

"Optimisme masih terjaga. Sebabnya, pihak AS mengisyaratkan penandatanganan kesepakatan fase 1 di awal Januari 2020," kata Ariston saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (19/12).

Kendati demikian, menurut Ariston, sebagian pasar tampak mulai berhati-hati dalam menanggapi perkembangan kesepakatan dagang kedua negara. Pasalnya, pergerakan rupiah dinilai tidak berkembang begitu pesat walaupun kesepakatan dagang telah bergerak ke arah yang positif.

"Ini terlihat dari pergerakan rupiah yang bergerak tipis sejak awal pekan pasca kata sepakat dari kedua negara," ungkapnya.

Sementara itu, lanjut Ariston, harga emas spot yang bisa dijadikan pembanding untuk melihat reaksi pasar terhadap situasi kesepakatan dagang, juga bergerak dalam kisaran sempit.

Lebih lanjut, Ariston berpendapat rupiah berpotensi bergerak di kisaran Rp13.950 hingga Rp14.030 per dolar AS hari ini.
[Gambas:Video CNN]


(ara/bir)