Erick Thohir Buka Lowongan Pejabat Kementerian BUMN Buat PNS

CNN Indonesia | Jumat, 27/12/2019 07:04 WIB
Erick Thohir Buka Lowongan Pejabat Kementerian BUMN Buat PNS Erick Thohir membuka lowongan pejabat tinggi Kementerian BUMN untuk PNS. (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian BUMN membuka kesempatan kepada pegawai negeri sipil (PNS) untuk menempati enam Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya di kementerian.

Posisi itu, yakni sekretaris Kementerian BUMN, deputi bidang keuangan dan manajemen risiko, deputi bidang SDM, teknologi, dan informasi, staf ahli bidang implementasi kebijakan strategis, staf ahli bidang industri, dan staf ahli bidang keuangan dan pengembangan usaha mikro kecil dan menengah.

"Kami mau berikan kesempatan ke semua PNS untuk masuk," ucap Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, Kamis (26/12).


Seleksi untuk enam jabatan itu diumumkan lewat surat Nomor PENG-01/PANSEL.MBU/12/2019 tentang Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian BUMN.

Dalam surat yang ditandatangani oleh Wakil Menteri Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin itu tertulis bahwa khusus untuk jabatan deputi bidang keuangan dan manajemen risiko serta deputi bidang SDM, teknologi, dan informasi bisa diisi oleh non PNS. Artinya, mereka yang bukan PNS bisa ikut mencalonkan diri.

Kementerian BUMN membuka pendaftaran secara online melalui website panselipt.bumn.go.id mulai hari ini hingga 6 Januari 2020 mendatang. Nantinya, pengumuman hasil seleksi administrasi akan dilakukan pada 9 Januauri 2020, assessment test berlangsung 13-14 Januari 2020, dan pengumuman hasilnya pada 16 Januari 2020.

Setelah itu masih ada beberapa tahap lagi, seperti tes penulisan makalah, tes presentasi makalah dan wawancara. Kemudian, pengumuman akhir akan dilakukan pada 22 Januari 2020.

Diketahui, Menteri BUMN Erick Thohir telah memangkas jumlah eselon I dari tujuh menjadi tiga deputi. Hal ini sejalan dengan perubahan struktur di Kementerian BUMN, di mana terdapat dua wakil menteri BUMN.

[Gambas:Video CNN]

Arya menyatakan seleksi untuk deputi hukum sengaja tak dibuka untuk umum seperti enam jabatan lainnya. Ini karena pemerintah akan melakukan penunjukkan secara langsung.

"Deputi hukum tetap ada tapi tidak diseleksi, nanti dari kejaksaan atau polisi. Tapi yang lain seleksi," pungkasnya.

(aud/sfr)