Dari pengamatan CNNIndonesia.com, sejak pagi sekitar pukul 8 pagi hingga sore Kamis (16/1), tak kurang dari 10 karangan bunga datang ke Kantor Kementerian BUMN.
Meski berbeda warna, pesan karangan bunga tersebut senada; mengapresiasi kerja Menteri BUMN Erick Thohir dalam menindaklanjuti kasus gagal bayar yang menimpa nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Apresiasi salah satunya diberikan oleh Barisan Pegawai Pelat Merah Indonesia (P3MI).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Erick Thohir Emoh Bicara Kasus Hukum Asabri |
Karangan bunga lainnya yang didominasi oleh merah dan putih bagai bendera negara tertuju kepada Erick dan Kejaksaan Agung. Karangan bunga dikirim oleh Masyarakat Transparansi Keuangan Indonesia dengan pesan: Demi Nasabah, Kejar Aset Koruptor Jiwasraya, Pak Menteri & Pak Jaksa!
Pesan lebih garang disampaikan Aliansi Masyarakat Indonesia Tanpa Korupsi. "Yang Gusar Itu yang Kita Hajar! Pukul Balik Koruptor Di Bumi Pak Erick".
Karangan bunga milik Forum Komunikasi Pekerja Agen Asuransi Jiwasraya tampak sudah loyo diterjang angin Jakarta. Sebuah pesan tertulis di karangan bunga berwarna cerah tersebut: Kami Mendukung Sikap Tegas Menteri BUMN Menuntaskan Kasus PT. Asuransi Jiwasraya.
Pengiriman karangan bunga tersebut bukan kali pertama terjadi di kantor Erick. Pada Desember 2019, Erick juga mendapatkan banyak karangan bunga dari para Awak Kabin Garuda Indonesia.
Karangan bunga diberikan sebagai apresiasi mereka setelah Erick mencopot mantan Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara. Pencopotan dilakukan karena Ari melakukan penyelundupan atas motor Hayley Davidson melalui fasilitas negara yaitu Garuda Airbus A330-900.
(well/agt)