Profil Pangeran MBZ Hingga Tony Blair, Dewas Ibu Kota Baru

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Jumat, 17/01/2020 19:04 WIB
Profil Pangeran MBZ Hingga Tony Blair, Dewas Ibu Kota Baru Presiden Joko Widodo bersama Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed bin Zayed. (Dok. Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Jokowi meminta Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ), CEO Softbank Masayoshi Son, dan mantan perdana menteri Inggris Tony Blair untuk menjadi dewan pengarah pembangunan ibu kota negara baru.

Jokowi mengungkapkan sengaja memilih tiga tokoh internasional itu untuk membangun kepercayaan dunia terhadap rencana pembangunan ibu kota negara baru. Pasalnya, pemerintah juga membutuhkan kalangan internasional untuk mengalirkan investasinya ke Indonesia, salah satunya ke proyek ibu kota baru.

Jokowi sendiri telah menetapkan lokasi bagi kawasan ibu kota negara yang baru. Ia memilih Kecamatan Samboja, Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kecamatan Sepaku Semoi, Kabupaten Kutai Kertanegara di Kalimantan Timur.


Berikut profil singkat ketiga tokoh yang telah dipilih Jokowi menjadi dewan pengarah pembangunan ibu kota negara baru.

1. Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ)

Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ) ini terkenal dengan reputasi baik dengan keberhasilannya membangun Masgar City di Abu Dhabi.

Kota tersebut merupakan kota baru yang ramah lingkungan dan telah menerapkan sistem panel sel surya. Kendaraan hingga rumah semua menerapkan sistem ramah lingkungan.

Pangeran MBZ pun menjabat sebagai Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata UEA, Ketua Dewan Pendidikan Abu Dhabi (ADEC) hingga Ketua Perusahaan Pengembangan Mubadala.

Perusahaan Mubadala, merupakan perusahaan yang membangun Masgar City. Pangeran MBZ terkenal dengan kepeduliannya dengan dunia pendidikan dengan target meningkatkan standar pendidikan Abu Dhabi agar setara dengan standar internasional terbaik.

Pangeran MBZ pernah bergabung dengan Akademi Militer Kerajaan Sandhurst di Inggris. Dalam akademi tersebut, dia dilatih terbang dengan helikopter hingga terjun payung. Setelah lulus pada bulan April 1979, ia pulang ke UEA untuk bergabung dengan Kursus Pelatihan Perwira di Sharjah.

Dia telah memegang sejumlah peran dalam militer UEA, mulai dari Perwira Penjaga Amiri (pasukan keamanan elit UEA) dan Pilot di Angkatan Udara UEA, hingga perannya saat ini sebagai Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata UEA.

2. Masayoshi Son

Masayoshi Son merupakan pengusaha Jepang yang mendirikan Softbank. Pria kelahiran 1957 ini sempat mengadu nasib di Amerika Serikat. Akhirnya, pada 1981 dia kembali ke Jepang dan mendirikan Softbank.

Saat itu, fokus bisnis Softbank adalah distribusi software dan perlahan masuk ke percetakan dengan membuat majalah komputer.
Profil Pangeran MBZ Hingga Tony Blair, Dewas Ibu Kota BaruCEO Softbank Masayoshi Son. (CNN Indonesia/ Feri Agus Setyawan)
Setelah hampir 10 tahun, di akhir 80an Softbank investasi di Yahoo dan mendirikan Yahoo Jepang. Langkah ini membawa Son melakukan investasi lainnya di berbagai perusahaan teknologi.

Son pula yang investasi di perusahaan raksasa milik Jack Ma, Alibaba. Saat ini, Son menjadi pria nomor kaya pertama di Jepang.


3. Tony Blair

Anthony Charles Lynton Blair atau dikenal dengan nama Tony Blair merupakan mantan perdana menteri Inggris. Dia menjabat sekitar 10 tahun dari Mei 1997 hingga Juni 2007.

Blair juga tokoh Partai Buruh hingga 2007. Dia menjadi Founder Tony Blair faith Foundation dan Faith and Globalisation Initiative tahun 2008.

Blair akan bergabung dengan Pangeran MBZ dan Masayoshi Son menjadi dewan pengawas pembangunan ibu kota negara baru.

[Gambas:Video CNN]

(age/agt)