Luhut Sebut Suap Meikarta Coreng Investasi Indonesia

CNN Indonesia | Rabu, 05/02/2020 18:52 WIB
Luhut Sebut Suap Meikarta Coreng Investasi Indonesia Luhut Panjaitan menyebut kasus suap proyek Meikarta mencoreng investasi Indonesia. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan menyinggung kasus dugaan suap Meikarta di depan investor dalam acara Mandiri Investment Forum, Rabu (5/2). Ia mengatakan kasus suap Meikarta telah mencoreng dunia investasi di Indonesia.

"Kami tidak ingin melihat kasus seperti Meikarta lagi. Kasus Meikarta ini sangat painful (menyakitkan) bagi Indonesia," katanya.

Sekadar mengingatkan, Meikarta merupakan proyek apartemen di Bekasi milik PT Lippo Karawaci Tbk. Di tengah proses pembangunan, terjadi kasus suap pengurusan perizinan proyek yang dilakukan oleh oknum pemerintah daerah dan perseroan.


Meski terbelit kasus, Lippo Karawaci mengklaim pembangunan Meikarta tetap berjalan. Luhut meyakinkan investor bahwa pemerintah Indonesia memberikan kemudahan dan dorongan dalam investasi yang diawasi langsung oleh kementeriannya.

Ia mengklaim pemerintah memberikan transparansi dalam proses investasi. Karenanya, ia mengimbau investor tak ragu-ragu untuk menanamkan modalnya ke Indonesia.

"Jika Anda memiliki masalah, datangi saya, atau staf-staf saya, deputi saya tak akan keberatan untuk membahas masalah Anda," katanya.

Ia meyakinkan Indonesia adalah negara yang menarik untuk berinvestasi. Indonesia memiliki fundamental dan propek ekonomi yang bagus ke depan.

"Kami bukan banana republic, Indonesia adalah great country," tegasnya.

[Gambas:Video CNN]
Untuk diketahui, pertumbuhan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi fisik sepanjang 2019 hanya di angka 4,45 persen. Pertumbuhan ini lesu dibandingkan 2018 yakni 6,64 persen..

Sedangkan di kuartal IV 2019, PMTB hanya tumbuh 4,06 persen, lebih rendah secara tahunan yaitu ngka itu 6,01 persen. Realisasi itu juga turun secara kuartal yakni 4,21 persen di kuartal III 2019. (ulf/agt)