Perlambatan Kasus Corona Kerek Harga Minyak Dunia

CNN Indonesia | Kamis, 20/02/2020 06:55 WIB
Perlambatan Kasus Corona Kerek Harga Minyak Dunia Harga minyak dunia menguat pada perdagangan Rabu (20/2), waktu AS. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean).
Jakarta, CNN Indonesia -- Harga minyak mentah dunia menguat lebih dari 2 persen pada perdagangan Rabu (19/2). Penguatan minyak ditopang perlambatan penyebaran virus corona (Covid-19) di China.

Mengutip Antara, minyak mentah berjangka Brent naik US$1,37 atau 2,4 persen menjadi US$59,12 per barel. Sementara, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) bertambah US$1,24 atau 2,4 persen di level US$53,29 per barel.

Data resmi menunjukkan kasus virus corona baru di China turun. Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WTO) mengatakan tidak ada cukup data untuk mengetahui apakah epidemi itu teratasi.


"Sepertinya pasar minyak berusaha mengejar ketertinggalan dengan pasar saham," kata mitra di Again Capital di New York John Kilduff.

Di sisi lain, pemerintah China akan merangsang ekonominya guna mengatasi dampak dari wabah tersebut. Salah satunya dengan memangkas suku bunga pinjaman untuk membatasi dampak negatif dari penutupan bisnis dan pembatasan perjalanan.

S&P Global Ratings meramal virus mematikan itu akan memberikan pukulan jangka pendek terhadap pertumbuhan ekonomi di China pada kuartal pertama.

Sementara itu, pasar juga berharap sentimen positif dari sisi produksi. Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen sekutu akan memperdalam pengurangan pasokan untuk menjaga harga minyak.

Kelompok yang dikenal sebagai OPEC+ akan bertemu bulan depan untuk memutuskan respons terhadap penurunan permintaan akibat epidemi Virus Corona. Pasar berharap mereka dapat memperpanjang pengurangan produksi.

[Gambas:Video CNN]



(ulf/sfr)