Lawan Corona, Singapura Beri Insentif UMKM Agar Dagang Online

CNN Indonesia | Kamis, 02/04/2020 20:06 WIB
Pemerintah Singapura meluncurkan insentif untuk membantu UMKM baru agar mencari peluang di luar bisnis tradisional. Pemerintah Singapura meluncurkan insentif untuk membantu UMKM baru agar mencari peluang di luar bisnis tradisional. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Singapura meluncurkan insentif untuk membantu UMKM baru agar mencari peluang di luar bisnis tradisional. Para pengecer yang baru membuka lapak di e-commerce Singapura akan mendapatkan potongan 90 persen dari biaya yang dikeluarkan untuk membuka usahanya.

"Apa lagi di tengah wabah virus corona saat ini," kata Enterprise Singapore seperti dikutip dari Straitstimes pada Kamis, (2/4).

Dalam pasar domestik, ESG berkolaborasi dengan Amazon, Lazada Singapura, Qoo10 dan Shopee untuk mengimplementasikan kebijakan tersebut.


Bantuan tersebut dibatasi hingga hingga S$9.000. Biaya kualifikasi merujuk pada pengembangan layanan, daftar produk dan pemasaran.

Para pemilik e-commerce akan bekerja sama dengan pengecer untuk menghasilkan daftar produk 6 bulan ke depan, berpartisipasi dalam kampanye promosi, memenuhi pesanan, dan menganalisis data penjualan.

Setiap pengecer dapat mengajukan permintaan kepada satu mitra e-commerce yang belum memiliki akun dagang sebelumnya.

Pengecer juga dapat menjangkau pelanggan luar negeri melalui Program Platform E-Commerce Multichannel ESG yang telah menurunkan biaya kualifikasinya menjadi 90 persen hingga 30 September.

Melalui program tersebut, para pengecer dapat bekerja dengan lembaga penyedia solusi seperti CombineSell, SELLinALL, Synagie dan Vinculum yang akan membantu menyediakan daftar dan menjual produk mereka di berbagai pasar elektronik luar negeri.

Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Chan Chun Sing mengungkap pihaknya tidak akan berhenti mencari peluang di masa sulit.

"Kami tidak pernah berhenti mencari peluang untuk mendukung bisnis di waktu sulit ini dan saya senang melihat Enterprise Singapore berhasil meluncurkan Paket Booster E-commerce untuk membantu perusahaan menjual secara online dan menjangkau pembeli di Singapura dan luar negeri," tulisnya dalam laman Facebook, Kamis (2/4).

Chan juga mengatakan bahwa lebih banyak orang yang berbelanja online sebagai imbas dari wabah virus corona dan perusahaan yang memiliki memiliki kompetisi tinggi yang akan diuntungkan.

Para pengecer dapat mendaftarkan diri untuk mendapatkan paket tersebut langsung ke penyedia e-commerce dan lembaga penyedia solusi hingga 30 September 2020.

[Gambas:Video CNN]


(wel/age)