Erick Thohir Akan Konsolidasi 70 Persen Anak-Cucu Usaha BUMN

CNN Indonesia | Jumat, 03/04/2020 17:01 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir akan menggabungkan 70 persen anak dan cucu BUMN untuk efisiensi perusahaan pelat merah. Menteri BUMN Erick Thohir akan menggabungkan 70 persen anak dan cucu BUMN untuk efisiensi perusahaan pelat merah. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akan menggabungkan 70 persen anak dan cucu BUMN berdasarkan pemetaan (mapping) yang dilakukan Kementerian BUMN.

"70 persen dari mapping-nya saya konsolidasi. Jadi kalau kami lihat total perusahaan BUMN, totalnya 142 dengan anak cucu bisa 800, kebayang tidak kalau policy (kebijakan) ke depannya 70 persen akan konsolidasi," ujarnya melalui video conference, Jumat (3/4).

Erick memang telah merencanakan efisiensi anak dan cucu usaha perusahaan pelat merah sejak awal ditunjuk menjadi Menteri BUMN. Sebab, jumlah anak dan cucu usaha BUMN sangat banyak bahkan sejumlah perusahaan entitas tak bergerak pada bisnis inti BUMN induk.


Namun, ia menyatakan proses konsolidasi itu tak serta merta diselesaikan di bawah kepemimpinannya.

"Ada dua tahap nanti, tahapnya saya dan menteri berikutnya," imbuhnya.

Selain melakukan konsolidasi, ia juga berencana menyederhanakan kluster BUMN dari 27 menjadi hanya 14 kluster. Pembagian kluster ini akan memudahkan pembagian tanggung jawab pengawasan antara wakil menteri BUMN I dan II.

Saat ini, Wakil Menteri BUMN I Budi Gunadi Sadikin membawahi sektor farmasi, jasa survei, energi, pertambangan, industri strategis, dan media. Sedangkan, Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo akan membawahi sektor industri agro, kawasan, logistik, pariwisata, jasa keuangan, konstruksi, jasa konsultan, sarana dan prasarana perhubungan.

"Kami akan coba efisiensi menjadi 14 kluster, ini masih dalam proses jadi masing-masing wakil menteri pegang 7-8 kluster, jadi kami cut (kurangi) 50 persen," ucapnya.

Tahap konsolidasi pertama dilakukan oleh tiga perusahaan pelat merah, yakni meliputi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Pertamina (Persero), dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom. Ketiganya meleburkan, melikuidasi, dan mendivestasikan toal 51 anak dan cucu usaha.

Rinciannya, Garuda Indonesia meleburkan 6 anak usaha, lalu Telkom memangkas 20 anak usaha, dan Pertamina melikuidasi dan mendivestasikan 25 anak usaha.

[Gambas:Video CNN]

(ulf/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK