Prospek diberikan dalam laporan anyar Moody's yang dirilis pada 7 April 2020.
Peringkat itu disematkan untuk obligasi berjangka waktu mulai 10 hingga 50 tahun. Surat utang itu masuk dalam program penerbitan obligasi senilai US$10 miliar yang didaftarkan ke Securities and Exchange Commission (SEC).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, ada tantangan kredit yakni pendapatan rendah dan ketergantungan terhadap pendanaan eksternal.
Selain itu, wabah corona yang muncul di Indonesia memicu penutupan dan karantina di berbagai wilayah. Penutupan ini menjadi pukulan berat bagi industri pariwisata.
"Prospek yang stabil mencerminkan risiko yang seimbang di Baa2. Menggabungkan profil risiko dari tantangan politik hingga implementasi dari reformasi ekonomi, fiskal dan peraturan yang luas," papar Moody's.
Pasalnya, pemerintah telah berusaha mengatasi kendala yang mengakar melalui berbagai kementerian dan lembaga.
[Gambas:Video CNN]
(age/sfr)