Jokowi Bakal Rekrut 530 Ribu Tenaker untuk Padat Karya Tunai

CNN Indonesia | Kamis, 09/04/2020 15:54 WIB
Presiden Jokowi mengatakan Kementerian PUPR akan merekrut 530 ribu tenaga kerja untuk menjalankan program padat karya tunai. Presiden Jokowi mengatakan Kementerian PUPR akan merekrut 530 ribu tenaga kerja untuk menjalankan program padat karya tunai. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan).
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut Kementerian PUPR akan merekrut 530 ribu tenaga kerja untuk menjalankan program padat karya tunai (PKT). Program itu dijalankan sebagai salah satu upaya pemerintah untuk meredam dampak virus corona terhadap perekonomian.

"(Program PKT) Kementerian PUPR menargetkan 530 ribu tenaga kerja dengan total (anggaran) Rp10,2 triliun," ujar Jokowi dalam teleconference, Kamis (9/4).

Jokowi mengungkapkan pemerintah menyiapkan Rp16,9 triliun untuk melaksanakan program padat karya tunai di sejumlah kementerian. Selain Kementerian PUPR, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi juga ditargetkan bisa menyerap 59 ribu tenaga kerja.


Penyerapan tenaga kerja juga dilakukan oleh Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan Kementerian Perhubungan.

Sebelumnya, Kementerian PUPR menerangkan PKT akan dilakukan melalui tujuh program di 34 provinsi. Yaitu, program percepatan peningkatan tata guna air irigasi (P3TGAI), pemeliharaan rutin jalan dan jembatan, pengembangan infrastruktur sosial ekonomi wilayah (PISEW), penataan kota tanpa kumuh (KOTAKU), serta tempat pengelolaan sampah reduce, reuse, recycle (TPS 3R).

Kemudian, dua program sanitasi yang dianggarkan adalah program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (pamsimas) dan pembangunan baru dan peningkatan kualitas rumah swadaya.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan aliran dana program akan menyasar masyarakat berpenghasilan rendah, menganggur, dan setengah menganggur. Dana diberikan secara tunai untuk keikutsertaan masyarakat dalam PKT.

"Selain untuk memacu pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat, PKT juga bertujuan mendistribusikan dana hingga ke desa dan pelosok," ujarnya dalam keterangan resmi.

[Gambas:Video CNN]

(aud/sfr)