PLN Tekor Rp9 T Tiap Rupiah Melemah Rp1.000 per Dolar AS
Kamis, 16 Apr 2020 16:03 WIB
PLN menyatakan setiap pelemahan Rp1.000 per dolar AS beban utang perusahaan meningkat Rp9 triliun. Ilustrasi. (www.pln.co.id)
"70 persen dari utang PLN dalam valas. Barang tentu (ketika) rupiah melemah, jumlah utang dari sisi rupiah meningkat. Tiap Rp1.000 melemah terhadap dolar AS biaya PLN meningkat sebesar Rp9 triliun. Kalau melemah Rp2.000 kena Rp18 triliun peningkatan biaya utang," ujar Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR secara virtual, Kamis (16/4).
Sebagai catatan, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) BI, rupiah siang ini bertengger di Rp15.787 per dolar AS. Artinya, rupiah sudah melemah Rp1.892 per dolar AS dari posisi awal tahun Rp13.895 per dolar AS.
Lihat juga:Corona Bikin Penjualan Listrik PLN Turun |
Kendati demikian, perseroan telah berusaha memitigasi risiko pelemahan nilai tukar semaksimal mungkin dengan melibatkan bank domestik. Misalnya, dengan melakukan lindung nilai (hedging).
Sebagai informasi, berdasarkan laporan keuangan PLN pada kuartal III 2019, total utang perseroan mencapai Rp615,1 triliun atau meningkat 8,8 persen dari posisi tahun sebelumnya, Rp565,1 triliun.
(wel/sfr)
ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
DEN Sebut 87 Persen Dapur MBG Serap Pasokan Supplier Lokal
Ekonomi • 39 menit yang laluMati Lampu di 14 Wilayah Jabar, Ini Biang Keroknya
Ekonomi • 8 jam yang laluSuasana Pengisian Pertalite Usai Kenaikan Harga Pertamax
Ekonomi • 6 jam yang laluSingapura Angkat Suara soal Ekspor Sawit-Batu Bara RI Lewat DSI
Ekonomi • 9 jam yang laluPertamina Buka-bukaan Stok Pertalite di DIY Usai Harga Pertamax Naik
Ekonomi • 7 jam yang laluLAINNYA DARI DETIKNETWORK