"Kalau orang sudah bisa bekerja lagi, tidak bekerja di rumah (work from home) itu berarti sektor transportasi bisa langsung pulih," ucap Sri Mulyani dalam video conference, Jumat (17/4).
Sektor transportasi kini sedang terpukul karena mayoritas masyarakat memilih berdiam diri di rumah demi mengurangi risiko penularan virus corona. Terlebih, ada pembatasan aktivitas di ruang publik, sehingga transportasi umum sepi penumpang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka pasti langsung travelling. Restoran, hotel, perdagangan, dan transportasi itu paling pertama duluan yang dapat dampak positif," tutur Sri Mulyani.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memprediksi industri pariwisata akan bangkit pada 2021. Menurutnya, tren pelemahan sektor tersebut hanya berlangsung sampai Desember 2020.
[Gambas:Video CNN]
"Optimisme ini yang harus diangkat. Jangan sampai terjebak pada masalah covid-19 (virus corona) ini sehingga booming yang akan muncul setelah covid-19 selesai tidak bisa dimanfaatkan secara baik," ujar Jokowi.
Sementara, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio menyatakan industri pariwisata butuh waktu cukup panjang untuk mengembalikan operasional seperti sebelumnya. Senada dengan Jokowi, ia memproyeksi sektor itu baru bisa bangkit tahun depan.
"Ini karena harus dikembalikan lagi konektivitasnya, ini contoh ya misal selama ada kasus virus corona jumlah pesawat Garuda Indonesia berkurang, nah ini perlu dikembalikan lagi," jelas Wishnutama.