Corona Buat 5.348 Pekerja Jatim Kena PHK, 32.365 Dirumahkan

CNN Indonesia | Jumat, 01/05/2020 21:59 WIB
Para buruh melakukan aksi Peringatan Hari Buruh (Mayday) di area Patung Kuda, Jakarta Pusat. Rabu 1 Mei 2019. Ratusan buruh akan longmarch menuju Istana Negara dari titik kumpul di bundaran Patung Kuda untuk menyampaikan aspirasi mereka. CNN Indonesia/Andry Novelino Tak sedikit pekerja di Jawa Timur yang terkena PHK akibat pandemi virus corona (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Surabaya, CNN Indonesia -- Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencatat ada 5.348 pekerja dari 210 perusahaan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat pandemi virus corona (Covid-19) hingga akhir April.

Selain itu, karyawan yang dirumahkan mencapai 32.365 dari 555 perusahaan. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turut prihatin dengan keadaan demikian.

"Tidak ada yang menginginkan ini terjadi. Ini semua di luar kuasa kita sebagai manusia. Tidak hanya berat untuk para buruh tapi juga pelaku usaha. Semua merasakan dampaknya," kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (1/5).
Situasi darurat Covid-19 ini, kata dia mengakibatkan tidak sedikit pelaku usaha yang merugi dan gulung tikar sehingga berimbas pada buruh. Situasi ini, kata Khofifah tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi juga di sekitar 213 negara dunia.


Para Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jatim pun ikut terimbas dampak Covid-19. Total ada 1.895 orang PMI yang pulang akibat habis kontrak. Sedangkan 386 lainnya dipulangkan paksa atau deportasi dari negara tujuan pekerja.

Khofifah mengatakan ada 4.801 calon PMI yang turut gagal berangkat ke luar negeri untuk bekerja. Mereka ditolak oleh negara tujuannya.
Dengan demikian para calon PMI tersebut menambah jumlah angka pengangguran di Jatim.

"Tidak banyak yang bisa dilakukan. Ini tahun berat, karenanya saya pun meminta para buruh untuk bersabar dan menunggu hingga situasi kembali normal," tuturnya.

Khofifah mengatakan Pemerintah Pusat dan Pemprov Jatim tengah berupaya maksimal mengatasi persoalan ini. Salah satunya dengan meluncurkan kartu pra kerja sebagai jaring pengaman sosial. Dukungan yang diberikan Pemprov Jatim berupa pendirian helpdesk mempermudah akses pekerja terhadap kartu prakerja.

"Total ada 56 titik helpdesk yang terdiri atas 38 helpdesk di Disnaker Kab/Kota, 16 UPT BLK Disnakerprov Jatim, Kantor UPT P2TK yang beralih fungsi dan di kantor Disnakertrans Provinsi," paparnya.
Sementara untuk PMI, lanjut Khofifah, Pemprov Jatim telah memfasilitasi kepulangan mereka ke daerah asal. Mereka juga sudah menjalani rapid test Covid-19 setibanya di Jawa Timur.

Dalam peringatan hari buruh 1 May, Khofifah mendorong kepada para pengusaha yang masih menjalankan aktivitas produksi untuk tetap melindungi pekerja sesuai protokol kesehatan, meliburkan pekerja atau bekerja dari rumah.

Khofifah berharap saat wabah corona mereda, pelaku usaha dapat kembali bangkit dan memanggil para pekerjanya lagi. Dengan begitu, tingkat kesejahteraan para buruh di Jatim pun tidak akan terus jatuh.

"Kepada Komponen Pekerja, Pengusaha, Apindo untuk bekerjasama dan tetap berdoa agar badai covid-19 ini segera berlalu dan kita segera melakukan pemulihan ekonomi," ujarnya.
(frd/bmw)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK