Sementara kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp14.887 per dolar AS atau menguat dari Rp14.978 per dolar AS pada Selasa (12/5).
Rupiah memimpin penguatan mata uang Asia lain dari dolar AS. Penguatan mata uang Garuda diikuti baht Thailand 0,23 persen, yen Jepang 0,12 persen, dan peso Filipina 0,11 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Analis Asia Valbury Futures Lukman Leong mengatakan pergerakan positif mayoritas mata uang Asia terjadi karena berbaliknya sentimen kekhawatiran pelaku pasar keuangan terhadap pandemi virus corona atau Covid-19. Menurutnya, pelaku pasar yang semula pesimis kini mulai optimis dengan penanganan corona karena kebijakan lockdown akan menggerakkan lagi roda ekonomi.
Di sisi lain, belum ada rilis data ekonomi baru pada pekan ini, sehingga tidak menekan pelaku pasar. Ia pun melihat penguatan mata uang Asia bisa berlanjut pada esok hari.
[Gambas:Video CNN]
(uli/agt)