Tutup Pekan, Rupiah Menguat ke Rp14.920 per Dolar AS
CNN Indonesia
Jumat, 08 Mei 2020 16:30 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.920 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Jumat (8/5) sore. Angkanya menguat tipis 0,5 persen dibandingkan dengan perdagangan sebelumnya di level Rp14.995 per dolar AS.
Sementara kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp15.009 per dolar AS atau menguat dari sebelumnya yang sebesar Rp15.127 per dolar AS.
Penguatan juga terjadi pada mata uang lainnya di Asia. Won Korea Selatan terpantau menguat 0,42 persen, rupee India 0,28 persen, dan dolar Singapura tertekan 0,11 persen.
Begitu pula dengan mata uang utama negara maju. Mayoritas berhasil bergerak di zona hijau sore ini.
Rubel Rusia terpantau menguat 0,28 persen, franc Swiss 0,07 persen, poundsterling Inggris 0,21 persen, dolar Kanada 0,13 persen dan dolar Australia 0,31 . Sementara, euro Eropa tertekan 0,06 persen.
Analis Asia Valbury Futures Lukman Leong mengatakan penguatan rupiah dan mata uang lainnya dipengaruhi oleh sentimen penyebaran virus corona yang mulai mereda secara global. Terbukti, sejumlah negara mulai melonggarkan kebijakan lockdown.
"Pelonggaran lockdown, lalu juga mulai ditemukannya obat. Jadi terlihat kasus corona mulai melambat atau mereda," ucap Lukman kepada CNNIndonesia.com.
Hal itu membuat sejumlah investor kini mulai berani kembali berinvestasi di pasar valas. Makanya, rupiah berhasil menguat setelah bergerak stagnan pada perdagangan sebelumnya.
[Gambas:Video CNN]
(aud/age)
Sementara kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp15.009 per dolar AS atau menguat dari sebelumnya yang sebesar Rp15.127 per dolar AS.
Penguatan juga terjadi pada mata uang lainnya di Asia. Won Korea Selatan terpantau menguat 0,42 persen, rupee India 0,28 persen, dan dolar Singapura tertekan 0,11 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelonggaran lockdown, lalu juga mulai ditemukannya obat. Jadi terlihat kasus corona mulai melambat atau mereda," ucap Lukman kepada CNNIndonesia.com.
Hal itu membuat sejumlah investor kini mulai berani kembali berinvestasi di pasar valas. Makanya, rupiah berhasil menguat setelah bergerak stagnan pada perdagangan sebelumnya.
[Gambas:Video CNN]
(aud/age)