Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jabar Herawanto mengatakan jumlah tersebut turun sebesar 11,2 persen secara secara tahunan jika dibandingkan periode yang sama tahun sebesar Rp24,39 triliun.
"Jumlah tersebut telah memerhatikan antisipasi kebutuhan selama Ramadan, libur Idul Fitri, serta kebijakan dan stimulus pemerintah kepada masyarakat selama periode penanganan dampak pandemi covid-19, termasuk pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)," katanya dalam siaran pers, Kamis (14/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Cara Mengecek Penerima Bansos |
Di wilayah Jawa Barat, BI bekerja sama dengan bank telah menetapkan 559 titik layanan penukaran selama bulan Ramadan 2020.
Herawanto menuturkan BI telah berkoordinasi dengan perbankan agar memberikan layanan tetap menegakkan protokol pencegahan covid-19, terutama di masa PSBB.
Secara internal, pihaknya melakukan penyediaan uang yang layak edar dan higienis untuk meminimalisir penyebaran covid-19 dengan melakukan karantina uang selama 14 hari sebelum diedarkan, menyemprot disinfektan pada sarana dan prasarana pengolahan uang.
Sementara dari sisi eksternal, BI berkoordinasi dengan perbankan melakukan langkah-langkah untuk menjaga ketersediaan uang di ATM.
[Gambas:Video CNN]
(hyg/age)