Sementara kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp14.885 per dolar AS atau menguat dari sebelumnya Rp14.909 per dolar AS.
Sebaliknya, mayoritas mata uang Asia lainnya di Asia justru tampak melemah. Peso Filipina melemah 0,31 persen, won Korea Selatan 0,11 persen, ringgit Malaysia 0,48 persen, rupee India 0,45 persen, dan dolar Singapura 0,03 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Analis Asia Valbury Futures Lukman Leong mengatakan pergerakan rupiah dipengaruhi oleh ekspektasi pasar mengenai perbaikan ekonomi global setelah sejumlah negara melonggarkan kebijakan lockdown. Dengan harapan itu, pasar pun kembali berani bertransaksi di pasar valuta asing (valas).
Diketahui, beberapa negara atau daerah yang melonggarkan kebijakan lockdown, antara lain Swiss, Austria, India, California, Afrika Selatan, dan Australia. Saat ini, pemerintah Indonesia juga sedang membuat skenario pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan pemerintah akan mengkaji hal ini dengan sangat hati-hati dalam beberapa minggu ke depan. Namun, ia belum memberikan kepastian kapan tepatnya pelonggaran akan diberlakukan.
"Yang kami siapkan baru rencana atau skenario pelonggaran yang akan diputuskan setelah timing yang tepat dan melihat fakta, data-data di lapangan. Biar semua jelas. Kami harus hati-hati," pungkas Jokowi.
[Gambas:Video CNN]
(aud/age)