Menurut Hassett, tingkat pengangguran AS pada Mei sebesar 22 persen bukanlah angka terburuknya. "Pada Juni akan lebih tinggi lagi, dan menjadi titik surut," ujarnya, mengutip CNN.com, Sabtu (23/5).
Pun demikian, ia optimistis gejolak ekonomi AS akan segera berakhir. Apalagi, Trump dan Kongres AS berencana menyepakati stimulus ekonomi keempat. Stimulus ini akan menambah gemuk triliunan dolar AS yang telah disisihkan untuk menyelamatkan ekonomi Negeri Paman Sam sebagai dampak pandemi virus corona.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, kekhawatiran baru muncul dari ketegangan dagang AS-China. Banyak pihak memprediksi perang dagang antara kedua negara dengan ekonomi terbesar itu akan semakin sengit, terutama setelah undang-undang keamanan nasional baru untuk Hong Kong.
"Kami tengah mengamati China dan mempertimbangkan seluruh opsi. Kami tak akan memberi China kemudahan," pungkasnya.
[Gambas:Video CNN]
(wel/bir)