Wakil Presiden Eksekutif Softbank Marcelo Claure menerangkan pendanaan hanya akan diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang dipimpin atau didirikan oleh pengusaha dengan kulit berwarna.
"Hanya akan berinvestasi di perusahaan yang dipimpin oleh pendiri dan pengusaha (berkulit) warna (selain kulit putih)," ungkapnya seperti dikutip dari AFP, Kamis (4/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:382 Pedagang di 64 Pasar Positif Corona |
Softbank sendiri sebelumnya sempat memberi kucuran investasi dalam bentuk kepemilikan saham di perusahaan-perusahaan teknologi yang ada di Silicon Valley. Secara total, aliran investasi mencapai US$100 miliar.
Namun belum lama ini, Softbank merugi karena redupnya investasi di WeWork. Selain itu, Softbank 'kian sengsara' karena baru ditinggal pendiri Alibaba Jack Ma dari kursi dewan direksi perusahaan pada bulan lalu.
Usai kejadian itu, berbagai aksi demonstrasi muncul di Negeri Paman Sam. Bahkan, aksi kepedulian rasis juga muncul di negara-negara lain di dunia dan menjadi perhatian banyak pihak, dari komunitas, pengusaha, hingga pejabat pemerintahan.
Beberapa perusahaan di AS pun sejatinya mengeluarkan kecaman akan aksi rasis tersebut, misalnya Apple. Begitu pula dengan Bank of America. Mereka memberikan aliran dana untuk mendukung komunitas advokasi.
[Gambas:Video CNN]
(uli/bir)