Perlindungan Berulang Program JKN-KIS untuk Keluarga Vina

BPJS Kesehatan, CNN Indonesia | Senin, 29/06/2020 14:04 WIB
BPJS Kesehatan (iklan) Vina Musfarokah dan anaknya yang sama-sama peserta Program JKN-KIS. (Foto: Dok.BPJS Kesehatan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejak semula, Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan bertujuan untuk membantu masyarakat Indonesia memperoleh pelayanan kesehatan yang layak.

Vina Musfarokah, warga Kabupaten Kendal adalah seorang peserta JKN-KIS yang telah merasakan manfaat program. Sebelumnya, ia dan keluarga kerap merasa ragu untuk memeriksakan diri karena beban biaya.

Vina menambahkan, dirinya dan keluarga sudah beberapa kali berobat menggunakan KIS. Termasuk saat anak keduanya mengalami infeksi gendang telinga, belum lama ini.


"Beberapa waktu yang lalu, anak saya mengalami sakit pada telinganya. Sebagai orang tua saya sangat khawatir ketika mengetahui anak sakit. Lalu saya bawa ke dokter, ternyata infeksi gendang telinga. Alhamdulillah, anak sembuh setelah berobat. Lagi-lagi kami terbantu dengan Program JKN-KIS. Kami tidak perlu cemas memikirkan biaya pengobatan anak,"

"Bagi kami yang berasal dari ekonomi menengah ke bawah, kami sangat merasa terbantu dengan adanya Program JKN-KIS. Sebelumnya, setiap keluarga akan berobat kami takut karena terkendala dengan biaya. Tapi dengan adanya Program JKN-KIS ini, sekarang kami sudah tidak takut lagi untuk berobat ketika sakit," kata ibu dua anak itu, Kamis (25/6).

Vina menyatakan mengetahui Program JKN-KIS diperuntukkan bagi seluruh penduduk Indonesia, tanpa kecuali. Selama mendapatkan layanan kesehatan di rumah sakit, ia tak melihat ada perbedaan dengan pasien umum. Dokter dan perawat disebut melayani dengan ramah, membuatnya merasa nyaman.

Lebih lanjut, Vina percaya dengan menjadi peserta JKN-KIS artinya tidak hanya menyelamatkan diri dan anggota keluarga, namun juga jutaan masyarakat Indonesia. Ia pun berkomitmen untuk menjaga status aktif kepesertaan JKN-KIS miliknya dan keluarga.

"Saya merasa wajib dan penting mengikuti Program JKN-KIS. Makanya saya segera mengurus pengalihan kepesertaan ke mandiri setelah saya tidak bekerja. Semata-mata saya ingin JKN-KIS saya dan anggota keluarga tetap aktif. Karena akan sangat merepotkan jika sewaktu-waktu sakit tapi JKN-KIS non aktif," kata Vina.

(rea)