Airlangga Buka Rencana 143 Perusahaan Pindah Investasi ke RI

CNN Indonesia | Rabu, 16/09/2020 10:44 WIB
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap ada 143 perusahaan yang berencana relokasi investasi ke Indonesia. Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap ada 143 perusahaan yang berencana relokasi investasi ke Indonesia.(CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap ada 143 perusahaan yang berencana relokasi investasi ke Indonesia.

Relokasi investasi ini berpotensi menyerap lebih dari 300 ribu tenaga kerja Indonesia.

"Berdasarkan data BKPM, saat ini terdapat 143 perusahaan yang berencana relokasi investasi ke Indonesia, di antaranya AS, Taiwan, Korea Selatan, Jepang, China dan lainnya," paparnya dalam video conference, Rabu (16/9).


Airlangga mengungkap untuk menghadapi tantangan eksternal dan internal terkait peluang relokasi investasi, pemerintah telah menyiapkan empat strategi.

Pertama, pemerintah segera menyelesaikan RUU Cipta Tenaga Kerja dengan DPR.

"Hal yang disasar yakni penciptaan lapangan kerja, peningkatan kompetensi hingga kesejahteraan pekerja. Sekaligus peningkatan produktivitas kerja serta investasi," tambahnya.

Airlangga mengungkap transformasi ekonomi ini diharapkan bisa mengeluarkan Indonesia dari jebakan negara pendapatan menengah. Dia pun menargetkan Indonesia bisa masuk sebagai 5 besar negara dengan ekonomi terkuat pada 2045.

Kedua, menyusun daftar prioritas investasi. Menurut Airlangga, daftar ini tidak hanya dengan pendekatan picking the winners, namun akan mencakup bidang usaha yang bakal diberikan fasilitas perpajakan dan non perpajakan.

"Kriteria industri tersebut antara lain industri yang berorientasi ekspor, substitusi impor, padat karya, padat modal hightech dan berbasis digital," papar Airlangga.

Pasalnya, industri tersebut bukan hanya menarik investasi besar, namun mampu menciptakan lapangan kerja.

Ketiga, dalam rangka penguatan pengembangan industri serta konektivitas transportasi logistik, pemerintah akan pengembangan koridor di sepanjang Pulau Jawa jalur Utara.

Secara total, koridor Jawa menyumbang 38,7 persen total PDB nasional dan 53,56 persen terhadap total sektor industri nasional. Menurut Airlangga, dengan pengembangan koridor ekonomi di Jawa bagian Utara diharapkan dapat mendorong pemanfaatan kawasan industri.

Keempat, menyusun inisiatif pembangunan super hub sebagai sentra produksi perdagangan teknologi dan keuangan.

"Saat ini, terdapat 5 potensi superhub di Indonesia, yakni koridor Bali Nusa Tenggara, koridor Sulawesi Utara, koridor Batam, Bintan, Karimun Tanjung Pinang, koridor kawasan ibu kota negara Kalimantan Timur serta Kawasan Segitiga Rebana di Jawa Barat," papar Airlangga.

Menurutnya superhub di daerah tersebut bisa meningkatkan pemerataan ekonomi antar daerah.

[Gambas:Video CNN]



(aud/age)