Fokus Kuat Ahmad Al Neama di Balik Raihan Laba Indosat

Indosat, CNN Indonesia | Rabu, 16/09/2020 12:21 WIB
Hanya setahun menjabat, Indosat Ooredoo membukukan pertumbuhan pendapatan 9,4 persen dan laba Rp265 miliar di paruh pertama tahun ini. Presiden Direktur dan CEO Indosat Ahmad Al-Neama (Foto: Dok. Indosat)
Jakarta, CNN Indonesia --

Memimpin salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia seperti Indosat Ooredoo tentu bukan pekerjaan sembarangan. Dibutuhkan seorang pemimpin dengan ketahanan fisik dan fokus yang prima untuk mengambil serangkaian keputusan penting.

Presiden Direktur dan CEO Indosat Ahmad Al-Neama mengakui ada beberapa hal yang bisa membuatnya terus menjaga keaktifan fisik dan mental, yaitu dengan bersepeda, bermain golf, dan baru-baru ini mulai bermain Sudoku.

Selain itu, Ahmad juga meluangkan waktu untuk bersantai dengan membaca - mengidolakan karya penulis asal Brazil, Paulo Coelho - serta menonton pertandingan sepak bola dan tenis.


Ia menyatakan menjaga ketajaman berpikir adalah salah satu hal penting dalam kesehariannya.

"Saat Anda diharuskan membuat keputusan-keputusan yang mempengaruhi ribuan orang, saya rasa menjaga fokus dan ketajaman berpikir sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik," ujar Ahmad.

"Apalagi di masa penuh ketidakpastian seperti sekarang, cara itulah yang membantu kejernihan berpikir sehingga Anda bisa mengambil keputusan terbaik."

Ahmad Al-Neama sendiri pada Agustus lalu telah genap menjabat satu tahun sebagai orang nomor satu di Indosat Ooredoo. Terbukti, upayanya dalam menjaga kesehatan mental telah berbuah manis dengan sederet angka-angka yang menunjukkan perkembangan pesat Indosat.

Capaian perusahaan pun menunjukkan keberhasilan strategi Ahmad ini. Tak lama setelah menjabat, Ahmad berhasil menyelesaikan penjualan 3.100 menara telekomunikasi kepada PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) dan PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) senilai Rp 6,39 triliun.

Di akhir 2019, perusahan juga mencatatkan kenaikan laba berkat lompatan tinggi pendapatan seluler.

Pertumbuhan ini pun terus dijaga di 2020 meskipun di tengah pandemi. Dalam laporan keuangan kuartalan terbaru Indosat Ooredoo, perusahaan membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 9,4 persen dan laba sebesar Rp 265 miliar di paruh pertama tahun ini di saat pemain industri lain mencatatkan penurunan pada pendapatan dan laba.

"Saya sangat bangga menjadi bagian dari keluarga besar Indosat Ooredoo. Jalan yang kami lewati memang tidak mulus, tapi di tengah berbagai tantangan eksternal kami mampu mendekatkan diri dan terus memperbaiki kinerja kami untuk menggapai tujuan akhir kami menjadi 'the Telco you can trust'," ucapnya dengan bangga.

(fef)