BPH Migas-Pertamina Akan Bangun SPBN di Krui

BPH Migas, CNN Indonesia | Minggu, 20/09/2020 12:21 WIB
BPH Migas menginstruksikan PT Pertamina untuk segera membangun SPBN di kawasan Pelabuhan Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. BPH Migas menginstruksikan PT Pertamina untuk segera membangun SPBN di kawasan Pelabuhan Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. (Foto: BPH Migas)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala BPH Migas M. Fashurullah Asa mengadakan kunjungan lapangan untuk mengecek ketersediaan dan pendistribusian BBM di sentra nelayan Pelabuhan Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, pada Sabtu (19/9).

Dari kunjungan itu, diketahui belum ada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di kawasan Pelabuhan Krui. Pembina nelayan setempat sekaligus Ketua Gapensi Kabupaten Pesisir Barat Supardi Rudianto menyebut lebih dari 4 ribu nelayan Krui biasa mengisi BBM di kios pengecer.

Ia menjelaskan, kebutuhan BBM untuk setiap motor nelayan sekitar 20 liter/hari. Umumnya menggunakan BBM jenis premium, meski ada dua kapal yang memakai BBM solar. Salah satunya, kapal patroli perhubungan yang disebut jarang ke Krui karena kewenangan yang beralih ke provinsi. Selain itu, kebanyakan nelayan tinggal di Pulau Pisang yang terdiri dari satu kecamatan dengan enam desa, sekitar 40 menit dengan motor nelayan dari Krui.


"Selama ini para nelayan membeli BBM ke pengecer atau koperasi yang diambil dari SPBU terdekat dengan harga jual Rp8.000/liter, padahal harga di SPBU Rp6.450/liter. Tentunya hal ini sangat berpengaruh terhadap penghasilan nelayan," ungkapnya.

Menurut Supardi, permintaan atas SPBN sudah beberapa kali disampaikan ke Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat serta ke Kementerian Kelautan dan Perikanan. Namun sejauh ini belum mendapat tanggapan apa-apa. Ucapan itu langsung mendapat respons dari Ifan, sapaan M. Fashurullah Asa.

Ifan menegaskan, kunjungan ke Krui antara lain untuk memastikan tentang pembangunan SPBN. Ia menilai Krui memiliki banyak potensi. Selain jumlah nelayan yang banyak, pantai setempat juga diyakini akan menarik perhatian para wisatawan yang bisa menikmati ikan Blue Marlin segar sebagai wisata kuliner.

"Saya ingin, lewat koperasi dan rekomendasi dari KKP untuk segera dibangun SPBN di sini, paling tidak tahun depan harus sudah beroperasi. BPH Migas segera akan membuat surat ke Pertamina, ke KKP, juga Komisi VII DPR RI berupa rekomendasi untuk segera dibangun SPBN di sini," katanya.

Sales Branch Manager IV Lampung-Bengkulu Pertamina Ferry Fernando yang mendampingi tim BPH Migas menyatakan pihaknya akan mengawal usulan pendirian SPBN tersebut.

"Kami akan segera menindaklanjuti usulan pembuatan SPBN dan akan koordinasi dengan koperasi setempat, Pemkab, juga ke PT Pertamina MOR 2 dan Pusat Pusat, serta akan melaporkan progresnya ke BPH Migas," ujar Ferry.

Krui yang terletak di pesisir Samudera Hindia adalah ibu kota Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. Sebelumnya, pesisir ini bagian dari Kabupaten Lampung Barat. Krudi dikenal sebagai penghasil ikan Blue Marlin, juga karena keunggulan wisata bahari, dengan potensi pantai dan ombak terbaik di dunia.

(rea)