Nasib Karyawan Gramedia Mal Taman Anggrek usai Ditutup

CNN Indonesia | Senin, 26/10/2020 08:54 WIB
Manajemen memastikan tidak melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawan usai menutup gerai Gramedia di Mal Taman Anggrek pada Oktober 2020. Manajemen memastikan tidak melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) usai menutup gerai Gramedia di Mal Taman Anggrek pada Oktober 2020. Ilustrasi toko buku. (CNN Indonesia/Dinda Audriene).
Jakarta, CNN Indonesia --

Manajemen PT Gramedia Asri Media, pemilik toko buku Gramedia, memastikan tidak ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bagi karyawan yang bertugas di gerai Mal Taman Anggrek. Sebelumnya, manajemen memutuskan tidak memperpanjang masa sewa di Mal Taman Anggrek yang usianya sekitar 15 tahun itu.

"Tidak ada PHK, biasanya kami sebar ke tempat lain yang membutuhkan," kata Public Relations Manager Gramedia Asri Media Rezza Patria Wibowo kepada CNNIndonesia.com, Senin (26/10).

Ia memperkirakan jumlah pekerja di gerai Mal Taman Anggrek kurang lebih 30 orang. Angka itu tidak termasuk karyawan outsourcing seperti layanan kebersihan dan satpam.


"Kalau karyawan pasti nanti ada beberapa kami akan sebar di toko sekitar. Jadi, memang karyawan ada yang kontrak dan tetap, kalau karyawan tetap kami sebar dan karyawan kontrak, kalau kontraknya masih ada kami sebar ke tempat lain di sekitar sana," tuturnya.

Ia mengatakan masa sewa sendiri berakhir pada Oktober 2020. Saat ini, pihak manajemen sudah mulai membereskan buku-buku di gerai tersebut. Kondisi jajaran rak buku kosong di Gramedia Mal Taman Anggrek itu menjadi perbincangan hangat di media sosial, Twitter.

"Sebelum sewa berakhir itu, kami harus mengembalikan (gerai) seperti yang kami sewa dulu. Jadi, ada jeda kami harus tarikin bukunya, kemudian ornamen lampu, plafon kami harus kembalikan normal," paparnya.

Pertimbangan perusahaan tidak memperpanjang masa sewa lantaran masih memiliki gerai di dekat kawasan tersebut, yakni di Mal Ciputra dan Mal Central Park. Dengan demikian, pelanggan masih bisa mengunjungi kedua tempat tersebut.

[Gambas:Video CNN]

Selain itu, ia mengungkapkan perusahaan juga mempertimbangkan jumlah kunjungan (traffic) di gerai Mal Taman Anggrek. Ia menuturkan sejak kehadiran mal baru di sekitar Mal Taman Anggrek, jumlah kunjungan ke Gramedia di Taman Anggrek mulai berkurang lantaran pelanggan mulai tersebar ke pusat perbelanjaan lain.

"Pertimbangannya mana yang duluan habis (masa sewa), kebetulan Mal Taman Anggrek yang duluan habis kontraknya. Kemudian di-review dengan sewa dan lain-lain, kami pikir akan lebih baik dengan mempertahankan (gerai) di CP dan Ciputra, karena itu satu jalan satu deret, jadi pertimbangannya itu sewanya bisa kami kurangi," katanya.

Lebih lanjut, perusahaan juga menyediakan layanan daring (online) yang memungkinkan pelanggan berbelanja dari rumah.

(ulfa/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK