Program Vaksinasi Corona RI Sasar 107 Juta Jiwa

CNN Indonesia | Kamis, 10/12/2020 16:46 WIB
Menkes Terawan menyatakan vaksinasi corona ditujukan bagi 67 persen penduduk berusia 18-59 tahun atau sekitar 107 juta orang. Menkes Terawan menyatakan vaksinasi corona ditujukan bagi 67 persen penduduk berusia 18-59 tahun atau sekitar 107 juta orang. Ilustrasi. (iStockphoto/simon2579).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan program vaksinasi covid-19 akan menyasar 107 juta penduduk Indonesia. Jumlah tersebut mewakili 67 persen total penduduk Tanah Air usia 18-59 tahun.

Dari jumlah tersebut, mayoritas mendapatkan vaksin melalui skema mandiri atau membayar sendiri sebanyak 75 juta orang. Sementara itu, masyarakat yang mendapatkan subsidi vaksin lewat skema program sebanyak 32 juta orang.

"Program vaksinasi covid-19 sebanyak 107 juta orang, dimana 75 juta orang skema mandiri dan 32 juta orang skema program," ujarnya dalam rapat bersama Komisi IX, Kamis (10/12).


Untuk skema program, lanjutnya, akan menjadi tanggung jawab Kementerian Kesehatan melalui dinas kesehatan provinsi, kabupaten/kota, puskesmas, dan fasilitas kesehatan pemerintah lainnya. Target penerima vaksin program ini meliputi tenaga kesehatan, pelayan publik esensial, masyarakat kurang mampu, dan masyarakat rentan.

Sementara itu, program vaksin mandiri diselenggarakan melalui Kementerian BUMN bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, melalui distributor ke fasilitas pelayan kesehatan BUMN dan swasta. Target penerima vaksin mandiri adalah masyarakat peserta BPJS Kesehatan, non BPJS Kesehatan, pengguna asuransi kesehatan lainnya, dan kalangan pribadi.

"Pengadaan vaksin covid-19 skema program dilaksanakan Kementerian Kesehatan, sedangkan mandiri oleh Kementerian BUMN kerjasama dengan Kementerian Kesehatan," tuturnya.

Dengan jumlah tersebut, ia memperkirakan kebutuhan vaksin covid-19 di Indonesia mencapai 246,51 juta dosis. Detailnya, sebanyak 73,96 juta dosis untuk skema program dan 172 juta dosis untuk skema mandiri. Menurutnya, takaran tersebut sudah sesuai dengan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Dengan 107 juta sasaran atau 67 persen dari 160 juta orang usia 18-59 tahun kebutuhan vaksin sebanyak 246 juta perhitungan kebutuhannya," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri BUMN I sekaligus Ketua Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin memprediksi program vaksinasi mandiri bisa dilakukan selama 5 bulan-6 bulan.

Perhitungan tersebut dengan asumsi sebanyak 6.700 rumah sakit (RS) dan klinik BUMN maupun swasta siap melakukan vaksin. Selanjutnya, setiap RS diasumsikan bisa melakukan vaksinasi kepada 300 orang per hari, sedangkan klinik sebanyak 100 orang per hari.

[Gambas:Video CNN]

"Asumsinya, kami bisa melakukan vaksinasi mandiri sebanyak 16 juta orang per bulan atau kalau memenuhi target Pak Menkes yang 75 juta orang itu bisa kami lakukan Insya Allah dalam 5 bulan-6 bulan," terangnya.

Budi mengaku telah mendata seluruh RS dan klinik BUMN dan swasta di Indonesia, totalnya mencapai 10.900 unit. Dari jumlah tersebut, yang siap untuk melakukan program vaksinasi mandiri sebanyak 6.700 unit RS dan klinik.

(ulf/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK