Belanja Bansos Naik Hampir Dua Kali Lipat karena Corona

CNN Indonesia
Selasa, 22 Dec 2020 10:37 WIB
Kemenkeu menyatakan realisasi belanja bansos sudah emncapai Rp191 triliun per 30 November 2020, naik hampir dua kali lipat dibandingkan November 2019. Penyaluran bansos naik hampir dua kali lipat pada November 2020 kemarin karena virus corona. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mencatat realisasi belanja bantuan sosial (bansos) mencapai Rp191,4 triliun per 30 November 2020. Realisasinya mencapai 80,7 persen dari Rp105,9 triliun pada November 2019 alias naik hampir dua kali lipat.

"Yang tumbuh tinggi adalah belanja bansos, ini hampir dua kali lipat," ucap Ani, sapaan akrabnya, saat konferensi pers virtual APBN KiTA edisi Desember 2020, Senin (21/12).

Realisasi belanja bansos pun tercatat sudah melebihi pagu yang dianggarkan, yaitu mencapai 112,1 persen dari pagu Rp170,7 triliun. Ani mengatakan realisasinya membengkak karena pemerintah memberikan banyak bansos sebagai perlindungan sosial di program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) kepada masyarakat.


Tujuannya untuk menjaga daya beli dan tingkat konsumsi masyarakat yang tertekan selama pandemi virus corona atau covid-19. Khususnya, untuk masyarakat kalangan miskin.

Bersamaan dengan bengkaknya belanja bansos pada hari ini, tercatat pula peningkatan belanja di kementerian/lembaga yang menyalurkan bansos. Realisasi belanja Kementerian Sosial misalnya, sudah mencapai Rp129,6 triliun atau 124,1 persen dari pagu Rp108,8 triliun.

Porsi belanja Kemensos tumbuh 130,1 persen pada tahun ini. Kemensos sendiri menyalurkan bansos berupa Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, Bansos Sembako, dan lainnya.

Begitu juga dengan belanja Kementerian Ketenagakerjaan yang mencapai Rp31,5 triliun atau 703,3 persen dari pagu Rp4,5 triliun hingga 30 November 2020. Realisasi belanja tumbuh 616,6 persen dari tahun sebelumnya.

"Kemenaker menyalurkan subsidi upah atau gaji bagi pekerja dan buruh," imbuhnya.

Tak ketinggalan, realisasi belanja Kementerian Koperasi dan UKM mencapai Rp26,1 triliun atau 4.022,5 persen dari pagu Rp600 miliar. Realisasnya tumbuh 3.266,5 persen karena penyaluran bantuan modal bagi usaha mikro.

Belanja kementerian yang juga tinggi karena penanganan covid-19 adalah Kementerian Kesehatan. Total mencapai Rp83,7 triliun atau 106,6 persen dari pagu Rp78,5 triliun dengan pertumbuhan 41,9 persen.

(agt/agt)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER