Sri Mulyani Beberkan Penerima Bansos Corona

CNN Indonesia | Senin, 21/12/2020 17:30 WIB
Menkeu Sri Mulyani menyebut penerima bansos, antara lain 10 juta keluarga dalam program PKH, 10 juta keluarga dalam bentuk bantuan beras, dan lain sebagainya. Menkeu Sri Mulyani menyebut penerima bansos, antara lain 10 juta keluarga dalam program PKH, 10 juta keluarga dalam bentuk bantuan beras, dan lain sebagainya. (CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan realisasi penerima bansos Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dalam rangka penanganan dampak pandemi virus corona atau covid-19. Begitu juga dengan jumlah penerimanya.

"Kami tracking pencapaian APBN terutama di PEN secara integrasi, sehingga terlihat siapa saja yang mendapatkan," ungkap Ani, sapaan akrabnya, saat konferensi pers virtual APBN KiTa edisi Desember 2020, Senin (21/12).

Secara total, bendahara negara mencatat realisasi penggunaan anggaran perlindungan sosial yang memuat pemberian bansos di PEN sudah mencapai Rp217,16 triliun. Realisasinya mencapai 94,33 persen dari pagu Rp230,21 triliun.


Manfaatnya, sambung Ani, sudah dirasakan oleh 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar sebagai peserta Program Keluarga Harapan (PKH).

Selain itu, bansos dari pemerintah juga dikantongi oleh 10 juta KPM lainnya dalam bentuk bantuan beras.

Lalu, diterima oleh 1,9 juta KPM dalam bentuk Bantuan Sembako Jabodetabek dan 9,2 juta KPM dalam bentuk Bantuan Sembako Non-Jabodetabek.

Kemudian, bansos berupa Bantuan Subsidi Upah dikantongi oleh 12,4 juta pekerja dan 1,5 juta guru honorer.

Bansos juga dinikmati oleh 19,4 juta KPM dalam bentuk Kartu Sembako, 9 juta KPM melalui Bantuan Tunai Sembako NonPKH, 5,6 juta peserta Kartu Prakerja, dan 31,6 juta pelanggan rumah tangga serta UMKM yang mendapat diskon dan gratis listrik.

Di desa, bansos sudah dirasakan oleh 8 juta penerima BLT Dana Desa. Pemerintah juga memberikan bansos kepada 16,14 juta siswa melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan 44,3 juta siswa penerima subsidi kuota internet.

Bantuan juga diberikan dalam bentuk bidik misi/KIP Kuliah ke 838,98 ribu mahasiswa, BOS Kemenag ke 8,4 juta siswa, hingga BOP Pesantren ke 193 ribu lembaga dan 14,2 ribu pesantren.

Di bidang kesehatan, pemerintah memberikan bantuan dalam bentuk pembayaran iuran kelas Penerima Bantuan Iuran (PBI) ke 96,7 juta peserta BPJS Kesehatan dan bantuan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ke 44,4 juta peserta.

[Gambas:Video CNN]



(uli/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK