RK Minta Kawasan Rebana Jadi Proyek Strategis Nasional

CNN Indonesia | Selasa, 26/01/2021 21:30 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil meminta bantuan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia untuk mempertimbangkan Kawasan Metropolitan Rebana menjadi salah satu PSN. Gubernur Jabar Ridwan Kamil meminta bantuan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia untuk mempertimbangkan Kawasan Metropolitan Rebana menjadi salah satu PSN. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma).
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta pemerintah pusat menjadikan kawasan metropolitan Cirebon-Subang-Majalengka (Rebana) dijadikan sebagai proyek strategis nasional (PSN). Ia juga meminta Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia untuk mendukung rencana tersebut.

Pasalnya, pembangunan Pelabuhan Internasional Patimban di Subang Jawa Barat, membuat Kawasan Metropolitan Rebana berpotensi menarik lebih banyak investasi di Indonesia.

"Kami usulkan, mudah-mudahan bisa dibantu Pak Bahlil, kawasan Metropolitan Rebana kita jadikan proyek strategis nasional," ujarnya dalam webinar Bisnis Indonesia Business Challenges 2021, Selasa (26/1).


Emil, sapaan akrabnya, juga menuturkan Jawa Barat memiliki dua keunggulan untuk menarik investor dibandingkan daerah lain. Pertama, infrastruktur yang lebih lengkap dibanding provinsi lain.

"Selain itu tingkat produktivitas buruh kita dianggap paling produktif se-Indonesia. Isu upah tidak selalu nomor satu dalam struktur unit cost, tapi juga produktivitas," katanya.

Karena itu, dia menggadang Rebana Metropolitan yang memiliki pelabuhan, bandara dan ruas tol sebagai daerah yang akan membangkitkan ekonomi Jawa Barat ke depan.

"Metropolitan Rebana itu mesin. Tanpa ada rebana Jawa Barat gitu-gitu aja dengan Metropolitan Rebana dan Patimban 5 juta pekerjaan baru bisa dihadirkan dalam 10 tahun ke depan," ucapnya.

[Gambas:Video CNN]

Jawa Barat sendiri, lanjut Emil, dari sisi ekonomi menghasilkan dua performa yang membanggakan dari mulai ekspor yang masih paling tinggi di Indonesia juga investasi.

"Kita pertahankan sebagai provinsi paling tinggi dengan investasi Rp120 triliun, mengindikasikan dua hal tadi prestasi yang ingin kita jaga," pungkasnya.

(hrf/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK