Persentase Belanja Alutsista Kemenhan dari Tahun ke Tahun

CNN Indonesia | Selasa, 27/04/2021 17:10 WIB
Pemerintah sudah menggelontorkan anggaran triliunan rupiah untuk memodernisasi Alutsista. Berikut rinciannya. Pemerintah sudah menggelontorkan anggaran triliunan rupiah untuk memodernisasi Alutsista. Ilustrasi. ((ANTARA FOTO/Zabur Karuru).
Jakarta, CNN Indonesia --

Peremajaan Alat Utama Sistem Pertahanan (Alutsista) menjadi perhatian sejumlah kalangan, salah satunya DPR belakangan ini. Ini merupakan buntut dari tenggelamnya KRI Nanggala 402 yang disebut Panglima TNI Hadi Tjahjanto telah membuat gugur 53 awaknya.

Wakil Ketua Komisi I DPR Utut Adianto misalnya menyatakan kasus tersebut menunjukkan banyak Alutsista milik TNI yang sudah berusia tua dan dalam kondisi rusak saat ini. Oleh karena itu, ia meminta pemerintah segera melakukan peremajaan agar kasus itu tak berulang.

"Lagi-lagi ini adalah sinyal jelas bahwa TNI kita khususnya Alutsista perlu peremajaan, kita tidak ingin melihat ini kembali terjadi. Kita tahu baik Angkatan Laut maupun Angkatan Udara kita, misalnya Alutsista kita sudah pada tua dan rusak," kata Utut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis (22/4).


Sebenarnya, jika dipelototi lebih jauh dari anggaran belanja Kementerian Pertahanan (Kemenhan), modernisasi Alutsista sudah menjadi perhatian pemerintah. Ini tercermin dari belanja mereka yang masuk dalam 10 belanja kementerian terbesar.

Bahkan, Kemenhan kerap berada di posisi kedua sebagai kementerian dengan anggaran terbesar setelah Kementerian PUPR.

Apabila ditengok berdasarkan program, salah satu alokasi belanja di Kemenhan  digunakan untuk Alutsista. Pemerintah memperkuat belanja Alutsista untuk mendorong pemenuhan Minimum Essential Forces (MEF) di Kemenhan.

"Kemenhan akan melanjutkan kegiatan prioritas dan strategis dalam rangka mendukung terwujudnya pemenuhan MEF untuk menjamin tegaknya kedaulatan, terjaganya keutuhan wilayah NKRI, dan terlindunginya keselamatan bangsa dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara," bunyi dokumen APBNP 2014, dikutip Selasa (27/4).

[Gambas:Video CNN]

Lalu, berapa besaran besaran persentase anggaran Alutsista yang digelontorkan pemerintah? Berikut rangkuman CNNIndonesia.com.

Pada 2021, Kemenhan mendapatkan alokasi pagu belanja sebesar Rp136,99 triliun. Angka ini merupakan belanja terbesar kedua setelah Kementerian PUPR.

Dari jumlah tersebut sebesar 12,32 persen, setara Rp16,89 triliun rencananya akan dialokasikan untuk Alutsista. Rinciannya, pengadaan Alutsista sebesar Rp9,3 triliun.

Selain itu, Kemenhan berencana melakukan modernisasi serta pemeliharaan dan perawatan Alutsista untuk TNI AD sebesar Rp2,65 triliun, TNI AL Rp3,75 triliun, dan TNI AU Rp1,19 triliun.

Pada 2020, realisasi belanja Kemenhan mencapai Rp117,9 triliun. Mengutip Nota Keuangan APBN 2021, alokasi anggaran untuk Alutsista mencapai Rp11,03 triliun.

Jumlah tersebut setara 9,35 persen dari total realisasi belanja Kemenhan. Detailnya, alokasi untuk program modernisasi Alutsista/non-Alutsista/ sarana dan prasarana integratif sebesar Rp1,01 triliun.

Kemudian, program modernisasi Alutsista dan non Alutsista/sarana dan prasarana matra darat Rp5,06 triliun, matra laut Rp2,77 triliun, dan matra udara Rp2,19 triliun.

Sementara itu, mayoritas dana tersebut digunakan untuk program penyelenggaraan manajemen dan operasional matra darat sebesar Rp46,14 triliun.

Pada 2019, realisasi belanja Kemenhan mencapai Rp115,35 triliun. Dari jumlah itu, sebesar Rp12,19 triliun, atau 10,56 persen digunakan untuk anggaran program Alutsista.

Rinciannya, program modernisasi Alutsista/non-Alutsista/sarana dan prasarana integratif Rp700 miliar. Kemudian, program modernisasi Alutsista dan non Alutsista/sarana dan prasarana matra darat Rp5,2 triliun, matra laut Rp3,63 triliun, dan matra udara Rp2,66 triliun.

Serupa dengan pola tahun sebelumnya, mayoritas dana tersebut digunakan untuk program penyelenggaraan manajemen dan operasional matra darat sebesar Rp46,90 triliun.

Modernisasi Alutsista

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK