TAIPAN

Dari Zero ke Kripto, Changpeng Zhao di Lis Orang Kaya Dunia

Christine Novita Nababan, CNN Indonesia | Minggu, 23/05/2021 08:57 WIB
Changpeng Zhao menjadi orang kaya dunia setelah sukses mengembangkan bursa pertukaran uang kripto Binance Exchange. Changpeng Zhao menjadi orang kaya dunia setelah sukses mengembangkan bursa pertukaran uang kripto Binance Exchange. (CNNIndonesia/Basith Subastian).
Jakarta, CNN Indonesia --

Changpeng Zhao jadi satu dari 9 orang kaya baru di dunia yang masuk daftar Forbes. Kepiawaiannya melihat peluang uang kripto membuat pundi-pundinya gemuk hingga mengantongi kekayaan sebesar US$1,9 miliar.

Bahkan, CZ, panggilan akrabnya, yang sempat terdepak dari daftar orang terkaya dunia, kembali menyabet predikat taipan dunia setelah kripto naik daun di tengah pandemi covid-19. Kini, dia bertengger di peringkat 1.664 sebagai orang terkaya di dunia, dan urutan ke-216 terkaya di China.

CZ boleh dibilang beruntung. Pria China yang lama bermukim di Kanada tersebut mengawali bisnis kripto dari keisengan semata. Tidak seperti kisah-kisah orang terkaya dunia lain yang miskin dan terseok-seok dalam meniti karir atau usaha.


CZ pertama kali mendirikan Binance Exchange, bursa pertukaran kripto pada 2017 lalu. Tujuh bulan setelah berdiri, Binance menjadi bursa pertukaran kripto terbesar di dunia. Binance mampu melayani 1,4 juta transaksi per detik dan berhasil menarik 6 juta pengguna per detik.

Voila!

Tentu, CZ boleh menepuk dada bangga. "Tidak ada pertukaran terdesentralisasi saat ini yang dapat menangani volume kami (Binance). Tidak ada yang se-aman kami," ujarnya saat wawancara dengan Forbes pada Februari 2018 lalu.

Dalam wawancara tersebut, Forbes menggambarkan CZ seperti persilangan Mark Zuckerberg, pendiri Facebook, dan Steve Jobs, penemu komputer Apple, karena penampilannya yang santai dengan hoodie hitam dan kacamata bak kutu buku.

CZ juga tidak seperti kebanyakan orang kaya dunia lainnya yang gemar dengan barang-barang mewah. Ia hanya memanjakan diri dengan tiga ponsel pintar. Tak memiliki mobil, kapal pesiar atau jam tangan mewah. Ia terlihat seperti pria biasa.

Pria kelahiran Jiangsu, China, itu bersama keluarganya hijrah ke Vancouver, Kanada, pada akhir 1980-an. Ia dan keluarganya sering kali dicap sebagai intelek pro borjuis.

Padahal, meskipun sang ayah seorang profesor bidang geofisika, CZ tumbuh seperti remaja pada umumnya. CZ pernah bekerja di McDonald's dan paruh waktu di pompa bensin.

Namun demikian, CZ tetap menjalani sekolah tinggi. Ia mempelajari ilmu komputer di Universitas McGill Montreal sebelum pindah ke Tokyo untuk bekerja di Bursa Efek Tokyo, dan pindah lagi ke New York saat bekerja di Bloomberg's Tradebook untuk mengembangkan perangkat lunak perdagangan berjangka.

Jual Apartemen, Beli Bitcoin

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK