Kemenkop UKM Tunggu Kemenkeu Cairkan BLT ke 3 Juta UMKM

CNN Indonesia | Senin, 07/06/2021 19:40 WIB
Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) saat ini masih menunggu alokasi anggaran BLT UMKM dari Kementerian Keuangan. Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) saat ini masih menunggu alokasi anggaran BLT UMKM dari Kementerian Keuangan. Ilustrasi. (CNN Indonesia/ Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menuturkan bantuan langsung tunai (BLT) Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) atau bantuan produktif usaha mikro (BPUM) kepada 3 juta penerima belum disalurkan. 

"(BPUM) ini belum (cair), sedang disiapkan menunggu anggaran dari Kementerian Keuangan," ujar Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Eddy Satriya singkat kepada CNNIndonesia.com, Senin (7/6).

Sebagai catatan, total target penerima BLT UMKM tahun ini yakni 12,8 juta orang yang terdiri dari kombinasi penerima lama dan baru. Namun, untuk mempercepat pemberian bantuan kepada UMKM demi menggerakkan perekonomian di kuartal I 2021, maka terlebih dahulu diberikan bantuan kepada 9,8 juta orang.


Eddy pernah menyampaikan penyaluran BLT kepada sisa penerima yakni 3 juta pelaku UMKM yang merupakan penerima baru, rencananya diberikan pada kuartal II dan III tahun ini. Pasalnya, Kementerian Koperasi dan UKM membutuhkan waktu untuk memproses data penerima baru tersebut.

"Memang, dicanangkan bagaimana kami bisa agar pertumbuhan tidak drop di kuartal I kemarin. Artinya, kami berusaha ekonomi bergerak dan tidak mandek karena biasanya awal tahun anggaran pemerintah masih persiapan, untuk itu ditetapkan 9,8 juta yang dari data-data yang lama bisa dicairkan pada Maret-April ini, itu yang kami kejar," ujar Eddy belum lama ini.

Sementara itu, per April 2021 realisasi BLT UMKM tahap II sudah mencapai Rp10,4 triliun kepada 8,63 juta penerima. Angka itu setara dengan 88 persen dari total alokasi dana BLT UMKM senilai Rp11,76 triliun kepada 9,8 juta penerima.

Dana BLT yang diterima pelaku usaha tahun ini sebesar Rp1,2 juta per orang. Jumlahnya turun dari tahun lalu yang mencapai Rp2,4 juta per orang lantaran pemerintah membutuhkan tambahan pendanaan untuk program vaksinasi covid-19.

Namun, baru-baru ini viral di media sosial pencairan BLT UMKM kepada penerima baru tersebut. Unggahan itu viral di salah satu grup publik PNM Mekaar & BLT UMKM di Facebook, salah satu pengguna bernama Bundhae Mei mengklaim bahwa BLT UMKM cair pada Selasa (25/5).

Dalam unggahan itu, ia tak menyertakan bukti selain fotonya menggenggam uang pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu. Namun, informasi tersebut dibantah oleh Eddy. Ia menegaskan bahwa belum ada pencairan BLT UMKM seperti yang diklaim masyarakat di media sosial.

[Gambas:Video CNN]



(ulf/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK