Sri Mulyani Siapkan APBN Antisipasi Endemi Covid-19

CNN Indonesia | Kamis, 23/09/2021 15:45 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengantisipasi endemi covid-19 dengan APBN yang responsif dan fleksibel sesuai kebutuhan. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengantisipasi endemi covid-19 dengan APBN yang responsif dan fleksibel sesuai kebutuhan.(CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkap masyarakat harus hidup berdampingan dengan pandemi di tengah ketidakpastian yang disebabkan oleh covid-19.

Sehingga, seperti berbagai negara lainnya di dunia, Indonesia pun tengah mencoba mendesain peta jalan bila pandemi bakal diputuskan menjadi endemi.

Sri Mulyani mengungkap akan mengantisipasi hal tersebut dengan APBN yang responsif dan fleksibel sesuai kebutuhan. Menurut dia, refocusing anggaran serta rem dan gas tetap akan menjadi kunci dalam menyesuaikan kebutuhan negara bila pandemi akan berubah status di kemudian hari.


"Kami dorong satu sisi tapi rem sisi lain, tujuannya agar bisa menyesuaikan diri dengan situasi pandemi menuju endemi yang masih semua negara mencoba mendesainnya, Indonesia juga sama," ujarnya saat konferensi pers daring APBN KiTa, Kamis (23/9).

Di sisi lain, Sri Mulyani menyebut pemerintah juga bekerja sama dengan kementerian dan lembaga serta pemda guna mendiskusikan implikasi dari segi ekonomi dan sosial bila wabah ditetapkan sebagai endemi.

Ia memastikan pemerintah akan tetap memberi bantuan untuk daerah yang membutuhkan pendanaan atau bantuan finansial.

Dia juga menekankan bahwa masih banyak yang harus dipelajari pemerintah dalam menentukan status wabah dan perumusan kebijakan akan dikoordinasikan dengan pemda dan K/L terkait.

"(Bagaimana) dampaknya terhadap pendapatan masyarakat dan kesempatan kerja dan mana daerah atau sektor apa yang masih butuh support, itu yang harus kita baca, tidak ada yang tahu persis," pungkasnya.

[Gambas:Video CNN]



(wel/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK