Pembiayaan Utang APBN 2021 Sudah Tembus Rp550 T per Agustus

CNN Indonesia | Kamis, 23/09/2021 15:00 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan pembiayaan utang APBN 2021 sudah tembus Rp550,6 triliun per Agustus kemarin, atau 5,68 persen dari target. Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan pembiayaan utang APBN 2021 sudah tembus Rp550,6 triliun per Agustus kemarin, atau 5,68 persen dari target. (CNN Indonesia/Daniela Dinda).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan pembiayaan utang APBN 2021 sudah tembus Rp550,6 triliun per Agustus kemarin. Realisasi itu setara 56,8 persen dari target pembiayaan utang 2021 yang mencapai Rp1.177,4 triliun.

Ani, akrab sapaannya, menyatakan realisasi tersebut lebih kecil dari target pemerintah mengingat tahun anggaran 2021 tinggal tersisa empat bulan lagi.

"Realisasi pembiayaan anggaran tahun ini mencapai Rp550,6 triliun dari utang," kata Ani saat konferensi pers daring APBN KiTa, Kamis (23/9).


Ia merincikan komposisi utang terdiri dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) Neto senilai Rp567,4 triliun atau 47 persen dari target sebesar Rp1.207,3 triliun.

Dia menjelaskan rendahnya penerbitan SBN neto tersebut dikarenakan dilakukan penyesuaian target dengan memanfaatkan saldo anggaran lebih (SAL) tahun lalu.

"Ada penyesuaian target penerbitan SBN netto karena kita menggunakan sisa anggaran tahun lalu," ujarnya.

[Gambas:Video CNN]

Selain menggunakan SAL, ia menyebut pihaknya juga menyesuaikan investasi dan memanfaatkan Surat Keputusan Bersama (SKB) III dengan Bank Indonesia (BI).

SKB tersebut memungkinkan BI memikul beban pembiayaan dengan pemerintah lewat partisipasi membeli SBN di pasar perdana.

"Karena ada SKB III dengan BI yang menyebabkan urgensi issuance SUN bisa diturunkan dan turunnya cukup drastis 20,5 persen dari tahun lalu," tandasnya.

(wel/agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK