Garuda Dapat Perpanjangan Waktu Bayar Utang dari Pertamina 3 Tahun

CNN Indonesia
Kamis, 28 Oct 2021 20:17 WIB
PT Garuda Indonesia perpanjangan waktu membayar utang kepada PT Pertamina selama tiga tahun. Perpanjangan diberikan sejak akhir 2020. PT Garuda Indonesia perpanjangan waktu membayar utang kepada PT Pertamina selama tiga tahun. Perpanjangan diberikan sejak akhir 2020. (ANTARA FOTO/AMPELSA).
Jakarta, CNN Indonesia --

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra mengatakan maskapainya sudah mendapatkan keringanan berbentuk kelonggaran membayar utang kepada PT Pertamina (Persero). Itu terjadi setelah Pertamina menyetujui perpanjangan waktu pembayaran utang perseroan selama tiga tahun.

"Langkah restrukturisasi tersebut yang saat ini terus kami perkuat melalui sinergitas BUMN. Salah satunya bersama Pertamina. Akhir 2020 lalu, kami berhasil memperoleh kesepakatan perpanjangan waktu pembayaran kewajiban usaha selama tiga tahun dari total outstanding yang tercatat hingga akhir tahun 2020 terhadap Pertamina," kata Irfan dalam keterangan resminya, Kamis (28/10). 

Irfan menjelaskan kebijakan ini bisa menjadi angin segar bagi pemulihan maskapai penerbangan nasional di tengah tekanan pandemi.


Ia pun optimis hasil kesepakatan restrukturisasi utang ini dapat menjadi fondasi yang kuat bagi keberlangsungan Garuda Indonesia dalam beberapa tahun ke depan. Garuda Indonesia juga ia pastikan akan tetap beroperasi secara normal.

"Di tengah percepatan langkah restrukturisasi bersama mitra usaha, Garuda Indonesia memastikan bahwa seluruh aspek kegiatan operasional penerbangan akan tetap berlangsung dengan normal," kata Irfan dalam keterangan resmi, Kamis (28/10).

[Gambas:Video CNN]

Sebagai informasi, Garuda memang memiliki utang ke Pertamina. Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan beberapa waktu lalu menyebut utang itu mencapai Rp12 triliun.

Utang berasal dari BBM yang mereka pakai. BBM mereka dapat dari Pertamina. Pjs Senior Vice President Corporate Communications and Investor Relations Pertamina Fajriyah Usman mengatakan Garuda memang memiliki utang ke Pertamina.

Dalam rilis laporan keuangan, Garuda tercatat memiliki utang senilai US$723,91 juta atau setara Rp10,24 triliun (kurs setara Rp14.152 per dolar).

(fry/agt)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER