BPS Bakal Rilis Survei Biaya Hidup Tahun Depan

CNN Indonesia
Kamis, 25 Nov 2021 20:40 WIB
Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis survei biaya hidup tahun depan untuk mendapatkan gambaran pola konsumsi masyarakat. Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis survei biaya hidup tahun depan untuk mendapatkan gambaran pola konsumsi masyarakat. Ilustrasi. (detikcom/Ari Saputra).
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Pusat Statistik (BPS) bakal merilis beberapa survei baru untuk mendapat potret statistik kependudukan yang lebih lengkap. Salah satunya, survei biaya hidup yang akan mulai dirilis tahun depan.

Kepala BPS Margo Yuwono menyatakan survei biaya hidup dilakukan untuk mendapatkan gambaran pola konsumsi masyarakat sebagai bahan penyusunan diagram timbang dan paket komoditas yang baru dalam penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK).

Selain itu, survei itu juga untuk mendapat data dasar soal nilai konsumsi penduduk daerah perkotaan dan pedesaan. Lalu, untuk mendapat keterangan tentang keadaan sosial ekonomi rumah tangga (RT) perkotaan dan pedesaan.


"Kenapa diganti? Karena kami melihat tahun dasar yang digunakan sudah cukup lama dan kami menyadari pola konsumsi sekarang sudah berbeda," ujar Margo pada Workshop Media BPS 2021, Kamis (25/11).

Ia memaparkan survei ini akan mencakup 35.800 RT urban per kuartal yang berasal dari 90 kabupaten/kota. Lalu, 21.700 RT rural yang berasal dari 60 kabupaten.

Kemudian, pihaknya juga akan melakukan sensus pertanian pada 2023 dengan tujuan menyediakan data struktur pertanian, terutama untuk unit administrasi terkecil.

Margo berharap data pokok pertanian nasional yang dihasilkan mampu melengkapi data yang dapat menjawab isu strategis terkini di sektor pertanian.

"Sensus 2023 ini harapannya terkonsolidasi dari data-data di kementrian terkait, jadi dari upaya BPS mencoba memaksmialkan 1 data Indonesia dengan sensus pertanian dan kolaborasi beberapa kementerian biar gak ada data yang simpang siur," kata dia.

Di sisi lain, Margo menyatakan BPS juga bakal melakukan sensus penduduk lanjutan 2020 lebih mendalam (long form) dengan data yang dihasilkan meliputi karakteristik penduduk, migrasi, pendidikan dan komunikasi, disabilitas, ketenagakerjaan, fertilitas, mortalitas, dan perumahan.

[Gambas:Video CNN]



(wel/sfr)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER