Basuki Targetkan Proyek Tol Sepanjang 365 KM Kelar Akhir 2022

tim | CNN Indonesia
Selasa, 16 Agu 2022 20:35 WIB
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan proyek jalan tol sepanjang 365 kilometer rampung akhir tahun ini. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan proyek jalan tol sepanjang 365 kilometer rampung akhir tahun ini. (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI).
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan proyek jalan tol sepanjang 365 kilometer rampung akhir tahun ini.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan ini terbagi dalam beberapa ruas tol yang tersebar di wilayah Indonesia.

"Insyaallah kita bisa capai akhir 2022 ini adalah 365 kilometer tambahan yang bisa dioperasikan," ujarnya dalam konferensi pers Nota Keuangan dan RUU APBN 2023, Senin (16/8).

Dari target penyelesaian tersebut, hingga Agustus 2022 telah berhasil dioperasikan sepanjang 43 km di 4 ruas jalan.

Pertama, tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan seksi Cileunyi-Pamulihan sepanjang 11,4 km. Kedua, tol Binjai-Langsa seksi Binjai-Stabat sepanjang 11,8 km.

Ketiga, tol Manado-Bitung seksi Danowudu-Bitung sepanjang 13,4 km. Terakhir, tol Sigli-Banda Aceh seksi Seulimeum-Jantho sepanjang 6,3 km.

Sedangkan, beberapa ruas yang bakal diselesaikan hingga akhir tahun adalah tol Cibitung-Cilincing seksi Telaga Asih-Tarumajaya sepanjang 24,6 km.

"Ini yang segera akan diresmikan," kata dia.

Kemudian ada tol Padang-Pekanbaru seksi Pekanbaru-Bangkinang sepanjang 31 km dan lanjutan tol Cisumdawu seksi Rancakalong-Dawuan sepanjang 50 km, serta tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat seksi Tebing Tinggi-Kuala Tanjung sepanjang 38,5 km.

"Jadi ini semua yang akan kita selesaikan pada akhir tahun," jelasnya.

Menurutnya panjang tol ini untuk memenuhi target pembangunan yang sudah ditetapkan dalam perencanaan atau Renstra PUPR. Dalam dokumen ini ditetapkan PUPR harus melakukan pembangunan jalan baru sepanjang 2.500 km.

Selain itu, Basuki mengatakan tahun ini pembangunan infrastruktur akan dilakukan hanya jika proyek tersebut penting dan diminta oleh Presiden Jokowi. Ini untuk memastikan bahwa penyelesaiannya tepat waktu.

"Di 2022 kami dengan instruksi bapak Presiden dan surat Menteri Keuangan agar semua pembangunan infrastruktur bisa diselesaikan pada 2023 atau semester I-2024, sehingga kami di PUPR strateginya kita selektif bangun (proyek) baru," pungkasnya.

[Gambas:Video CNN]



(ldy/dzu)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER