Apa Tugas Dewan Pengurus Gates Foundation yang Dijabat Sri Mulyani?

CNN Indonesia
Rabu, 14 Jan 2026 07:04 WIB
Tugas dewan pengurus Gates Foundation yang kini dijabat eks MenKeu Sri Mulyani antara lain menyetujui anggaran tahunan hingga meninjau kinerja CEO. (Foto: ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)
Jakarta, CNN Indonesia --

Publik penasaran apa tugas dewan pengurus Gates Foundation usai mantan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani mengemban jabatan tersebut di yayasan milik pendiri Microsoft, sri .

"Dengan waktu 20 tahun untuk memberikan dampak sebesar mungkin dalam kehidupan mereka yang paling membutuhkan, saya merasa terhormat untuk bergabung dengan Dewan Pengurus Gates Foundation guna berkontribusi pada momen penting yang penuh tantangan dan peluang ini," ujar Sri Mulyani seperti dilansir laman resmi Gates Foundation, Selasa (13/1).

Sri Mulyani akan bertugas bersama anggota dewan direksi lainnya yakni Ashish Dhawan, Helene Gayle, Strive Masiyiwa, Thomas J Tierney, Suzman dan Gates.

Selanjutnya, ada Baroness Nemat (Minouche) Shafik yang saat ini sedang cuti karena menjalankan tanggung jawabnya sebagai kepala penasihat ekonomi untuk Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer.

Lantas, apa tugas dewan pengurus Gates Foundation yang kini diemban Sri Mulyani dkk?

Dewan Pengurus Gates Foundation dibentuk pada 2022. Dewan ini diharapkan bisa membawa perspektif independen dan beragam untuk membantu memperkuat tata kelola yayasan.

Anggota dewan akan membawa keahlian, pengalaman, dan perspektif mereka yang beragam untuk memberi nasihat kepada ketua bersama dan tim kepemimpinan yayasan tentang anggaran dan strategi.

Dewan akan bertemu tiga kali setahun untuk memandu pekerjaan yayasan, menyetujui anggaran tahunan dan rencana empat tahun.

Selain itu, dewan pengurus Gates Foundation juga akan bertanggung jawab untuk meninjau kinerja CEO dan menyetujui kompensasi CEO.

Anggota dewan pengurus Gates Foundation menjabat selama tiga tahun, dengan batasan dua periode berturut-turut.

CEO dan Anggota Dewan Pengurus Yayasan Gates Mark Suzman berharap kehadiran Sri Mulyani mampu memberikan perspektif berharga bagi tata kelola dan misi yayasan tersebut.

"Sri Mulyani memiliki pengalaman dalam membentuk ekonomi yang adil-keahlian, (itu) sangat penting untuk mencapai tujuan jangka panjang Yayasan," ujar Suzman.

Selain itu, sambung Suzman, kepemimpinan Sri Mulyani juga akan membantu memastikan sumber daya yayasan terus digunakan untuk memperluas kesempatan hingga mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif.

Tahun lalu, Ketua Gates Foundation, Bill Gates membuat komitmen bersejarah dengan menghabiskan dana abadi Yayasan selama dua dekade ke depan untuk tiga tujuan, yakni mencegah kematian ibu dan bayi, memastikan generasi berikutnya tumbuh tanpa menderita penyakit menular hingga mematikan, serta mengangkat jutaan orang keluar dari kemiskinan menuju kemakmuran.

"Kepemimpinan (Sri Mulyani) akan membantu memastikan sumber daya kami terus digunakan untuk memperluas kesempatan, mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan meningkatkan hasil bagi masyarakat di seluruh dunia," ujar Suzman.

(pta)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK