Kesehatan Gigi dan Mulut

Atasi Gigi Ompong dengan Implan Gigi

Donatus Fernanda Putra, CNN Indonesia | Rabu, 10/12/2014 10:40 WIB
Mencabut gigi memiliki risiko buruk bagi tubuh dari segi menurunnya fungsi pengunyahan dan fungsi fonetik mulut juga estetika. Ilustrasi kesehatan gigi. (CNN Indonesia/ Gettyimages)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setiap hari terjadi reaksi kimiawi dan fisika di dalam mulut manusia. Bila tidak rajin merawat gigi, reaksi ini dapat menimbulkan kerusakan pada gigi. Mencabut gigi adalah solusi terakhir bila gigi mengalami kerusakan parah yang tidak dapat disembuhkan.

drg. Jonan Angkawidjaya dari Rumah Sakit Pondok Indah Jakarta mengatakan mencabut gigi memiliki risiko buruk bagi tubuh terutama dari segi estetika.

"Setelah gigi dicabut terjadi penurunan massa tulang rahang di sekitar gigi," kata Jonan saat peluncuran klinik dental RSPI di Jakarta, Selasa (9/12).


Penurunan kuantitas dan kualitas tulang rahang semakin lama menyebabkan terjadinya penyusutan pada bagian rahang. Pada orangtua yang giginya sudah banyak dicabut, hal ini akan menyebabkan pipi menjadi kempot.

(Baca juga: Agar Sehat Sikatlah Gigi Minimal Tiga Menit)

Dari segi estetika, gigi dicabut berpengaruh pada psikologis manusia. Orang menjadi malu untuk senyum dan wajah tampak lebih tua dari usia kronologis.

Selain itu, gigi yang dicabut akan berakibat pada menurunnya fungsi pengunyahan dan fungsi fonetik mulut. "Salah satu penyebab manusia bisa melafalkan kata adalah gigi," ujar Jonan.

Untuk mengatasinya, Jonan menyarankan supaya pasien melakukan pemasangan gigi palsu. Salah satu metodenya adalah implan gigi. Implan gigi dipandang sebagai metode terbaik karena pasien seperti tidak merasa memiliki gigi palsu.

Implan gigi adalah metode menanam gigi tiruan di dalam tulang rahang. Setelah ditanam, implan akan mengalami proses penulangan yakni penyatuan tulang rahang dengan implan tersebut. Proses penulangan ini memakan waktu setidaknya tiga bulan.

Setelah memasang implan, Jonan mengingatkan agar pasien tetap menjaga kesehatan gigi. Bila tidak dirawat, gigi implan bisa mengalami kegagalan dan dapat terlepas dari rahang.