Perayaan Natal

Memahami Sifat dan Perilaku Tamu Pesta Natal

Tri Wahyuni, CNN Indonesia | Rabu, 24/12/2014 11:07 WIB
Agar suasana Natal tetap berjalan dengan damai, Anda perlu memahami beberapa sifat yang dimiliki oleh tamu-tamu Anda. Ilustrasi pesta Natal ( Dangubic/GettyImages)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pada saat merayakan Natal, tentunya Anda akan melakukan kumpul keluarga. Tamu-tamu juga pastinya akan berdatangan untuk sekadar mengucapkan selamat Natal atau merayakan Natal bersama.

Agar suasana Natal tetap berjalan dengan damai, seperti disarikan dari Guardian Anda perlu memahami beberapa sifat yang dimiliki oleh tamu-tamu Anda. Berikut beberapa di antaranya.

Si Pendamai


Istilahnya adalah The Placator. Mereka adalah sosok orang yang mencoba menyenangkan semua orang. Jika Anda bertanya pada seseorang tentang apa yang ia inginkan dalam sebuah pesta Natal, The Placator akan menjawab "Saya hanya ingin semuanya merasakan bahagia." Ia juga akan menyediakan berbagai makanan yang menjadi favorit semua orang disekitarnya.

Si Tempramental

Atau disebut juga The Curmudgeon. Ia kerap kali mengeluh dan melakukan sindiran tajam. Orang yang tempramen banyak meluangkan waktu sehari-harinya untuk berjalan dengan jarak yang jauh dengan tujuan menjaga jarak dengan orang lain. Berbaik hatilah dengan The Curmudgeon ini karena sebenarnya mereka mempunyai masa kecil yang tidak menyenangkan.

Si Pengendali

Alias The Control Freak. Karaktek ini memiliki kemampuan mengorganisir yang tinggi, bahkan untuk menjalankan negara yang cukup besar. Biasanya orang yang tergolong The Control Freak mengumpulkan banyak kliping dari berbagai majalah yang berisi tips dekorasi. Mereka juga punya daftar panjang tentang hal-hal yang akan mereka lakukan saat perayaan Natal, mulai dari menyusun siapa yang menyetir, sampai kado dari siapa yang akan dibuka untuk pertama kalinya.

Si Anak Terlantar

Seharusnya tidak ada orang yang boleh merayakan Natal sendirian. Anda harus membuat sebuah perencanaan yang bisa melibatkan mereka dan membawa mereka keluar dari zona kenyamanannya sendirian. Jika Anda mengajak si anak terlantar  dalam perataan Natal keluarga Anda, Anda juga harus memastikan bahwa keluarga Anda dapat menerimanya dengan sopan dan baik sehingga ia pun merasakan kenyamanan. Bantulah ia agar memiliki penampilan yang lebih baik juga saat perayaan agar ia bisa lebih percaya diri untuk diterima

Si Remaja yang Moody

"Kenapa aku harus berada di ruangan ini?"  Hal ini sering terlontar dari mulut seorang remaja tapi tak jarang juga ada orang dewasa yang melakukannya. Ternyata ia sedang merasakan embarassment disorder yang disebabkan oleh sehingga menyebabkan ia ingin memisahkan diri dengan keluarga keluarganya karena merindukan untuk berada di suatu tempat. Sayangnya, orang-orang diselitar sering kali tidak memahaminya.