Makanan Instan

Anda Penggemar Mi Instan? Simak Fakta Menariknya

Tri Wahyuni, CNN Indonesia | Senin, 19/01/2015 19:52 WIB
Anda Penggemar Mi Instan? Simak Fakta Menariknya Ilustrasi mi instan (Thnkstock/Torsakarin)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hampir semua orang suka mi instan. Salah satunya adalah ramen dari Jepang. Restoran yang menjual ramen saat ini sudah menyebar ke seluruh dunia.

Mi ramen instan pun kini banyak beredar di pasaran. Permintaan pasar yang tinggi membuat mi ini gampang ditemukan di mana saja. Anda hanya membutuhkan waktu lima menit untuk menyantap mi ramen instan.

Meski sudah menjadi makanan kesukaan banyak orang, tapi tahukah Anda fakta-fakta tentang mi ramen ini? Berikut adalah 10 hal yang Anda tidak pernah Anda tahu tentang mi ramen, bahkan jika Anda memakannya setiap hari.


1. Ramen instan pertama dianggap sebagai barang mewah di supermarket

Meskipun hari ini mi ramen instan merupakan salah satu makanan andalan ketika sedang kehabisan uang, tapi harga ramen instan cukup mahal di Jepang. Momofuku Ando, pencipta produk merek ramen, menciptakan Ramen Ayam, ramen instan yang bisa dimakan dengan mudah dan di mana saja di tahun 1958.

Ia mendapatkan inspirasi ketika ia melihat makanan mulai langka dan sulit didapatkan setelah Perang Dunia II. Tapi ketika Anda melihat rak-rak supermarket di Jepang, ternyata harganya sangat mahal dibandingkan mie udon segar yang dijual seperenam biaya Ramen Ayam.

2. Item terlaris di penjara Rikers Island

Komisaris di Pulau Rikers di New York harus selalu memastikan stok mi instan cukup di sana. Mi instan dijual seharga 35 sen dan menurut New York Post, mi instan merupakan makanan paling populer yang dijual di sana. Sipir penjara selalu menyediakan stok air panas untuk para narapidana yang ingin menyantap mi instan. Kadang-kadang, narapidana membuang mi dan menggunakan bumbunya untuk ditambahkan ke makanan yang ada di kantin karena menurut mereka rasanya terlalu hambar.

3. Beberapa orang suka makan ramen tanpa memasaknya

David Chang, pendiri restoran Momofuku, menjelaskan dalam Mind of Chef, daya tarik menggigit sepotong ramen mentah ditaburi bumbu sebagai camilan setelah sekolah memiliki sensasi tersendiri.

"Waktu itu saya berusia sekitar delapan tahun. Setiap pulang sekolah saya mengonsumsi ramen. Saya tidak tahu itu buruk dikonsumsi anak-anak. Saya pikir itu enak untuk Anda konsumsi," ujarnya.

4. Ramen adalah kata dalam bahasa Jepang untuk ‘lo mein’

Orang Jepang berutang ke Tiongkok untuk nama makanan trendi itu. Menurut Being Japanese American oleh Gil Asakawa, ramen adalah pengucapan Jepang dari karakter kanji untuk ‘lo mein’ atau ‘lau mein’ dalam bahasa Tiongkok. Namun, ada teori lain yang mengatakan bahwa etimologi yang paling mungkin adalah ‘Lamian’. Apapun yang terjadi, itu tidak mengherankan bahwa ramen terinspirasi oleh lo-mein, hidangan mi rebus lain ditemukan berabad-abad yang lalu.

5. Tiongkok makan ramen instan lebih banyak dari negara lain

Menurut World Instant Noodles Associationermintaan mi instan di Tiongkok adalah yang tertinggi di dunia. Pada 2013, Tiongkok mengonsumsi lebih dari 46 miliar bungkus ramen instan. Tong-Yi adalah merek yang populer dan dijual hampir di mana-mana.

(Baca juga: Indonesia, Negara Kedua Penyantap Mi Instan Terbanyak Sejagat)

6. Jepang menganggap ramen penemuan terbaik mereka

Selain dari semua teknologi Jepang yang hebat, pada tahun 2000 Fuji Research Institute menyatakan bahwa orang Jepang paling bangga memperkenalkan mi instan kepada dunia. Mereka merasa seperti ini karena mi instan yang benar-benar mewakili ‘Made in Japan’, dengan tidak hanya menjadi makanan nasional tapi sudah mengglobal.

7. Makanan murah

Ini adalah salah satu fakta yang menunjukkan bahwa ramen instan murah. Mungkin itu sebabnya bisnis ramen dianggap menguntungkan. Dan karena biasanya biaya konsumsinya sekitar 13 sen, Anda hanya akan dikenakan biaya US$ 142,65 (sekitar Rp 1,8 juta) per tahun jika Anda memutuskan untuk hidup dengan ramen. Sementara itu, penduduk Amerika rata-rata menghabiskan US$ 7.852 (Rp 99 juta) untuk makanan dalam waktu setahun. Perbedaan yang sangat jauh.

8. Museum mi instan di Yokohama, Jepang

Museum ini disebut Museum CupNoodles. Bagunan ini didedikasikan untuk sejarah produk dan hasil pemikiran Momofuku Ando, pencipta mi ramen instan pertama. Museum ini menampilkan sebuah "My CupNoodles Factory," di mana pengunjung bisa membuat ramuan ramen mereka sendiri. Ada sekitar 5.460 kombinasi rasa mi di museum ini.

(Baca juga: Berkunjung ke Museum Mi Instan Unik di Jepang)

9. Mi pertama yang pernah dikonsumsi di ruang angkasa adalah mi ramen instan

Momofuku Ando ingin membuat ramen portabel dan mudah dimakan tidak hanya di bumi, tetapi juga dalam ruang angkasa. Dan ia berhasil mewujudkan hal itu pada tahun 2005. Dua tahun sebelum ia meninggal, Ando menciptakan Space Ram, ramen yang dikemas dibuat dengan bentuk mi yang lebih kecil (sehingga mereka bisa dimasak tanpa menggunakan air matang) dan kaldu kental (untuk mencegahnya tumpah). Ramen itu dibuat untuk perjalanan astronot Jepang, Soichi Noguchi, di dalam pesawat ulang alik Discovery.

10. Rambut Justin Timberlake di tahun 90-an adalah iklan disengaja untuk ramen instan

Rambut Justin yang keriting dan berwarna kekuningan ternyata dijadikan untuk iklan ramen.


(mer/mer)