Menurut Blake Eastman, pakar bahasa tubuh dan pendiri The Nonverbal Group Eastman, ada korelasi kuat antara gairah dan gerakan mata tertentu. Tandanya adalah pelebaran dan tingkat berkedip. Mata akan melebar secara alami, memungkinkannya mendapat banyak cahaya. Namun pelebaran pupil juga terjadi sebagai respons terhadap peristiwa kognitif dan emosional.
Saat seseorang tertarik, atau dengan cara tertentu mendapat rangsangan emosional baik positif atau negatif terhadap apa yang dilihat, maka pupil akan membesar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tingkat berkedip yang meningkat, dalam beberapa kasus, merupakan indikasi lain bahwa individu tersebut tertarik pada seseorang. Pada sebagian orang, tingkat berkedip melonjak saat secara emosional dia sedang bersemangat, kata Eastman menjelaskan. Jadi, konsistensi berkedip, lebih dari 10 kedipan per menit, bisa merupakan pertanda bahwa seseorang tertarik pada Anda.
Eastman mengatakan, otot-otot di sekitar mata mengomunikasikan pesan terkuat karena mereka mendikte emosi. Tanpa mereka, menyipitkan mata mungkin tidak dapat menyampaikan pesan kebingungan, mengangkat alis tidak menunjukkan keterkejutan.
Namun yang paling penting, seseorang tidak dapat memiliki ekspresi wajah tertentu. Pesan pertama memang begitu penting untuk mengetahui secara pasti apakah seseorang berbohong atau saat rekan kerja tertarik pada Anda. Namun, kita hanya dapat secara akurat membaca mata orang yang kita cintai.
(Baca juga: Jarang Berkedip saat Bicara Pertanda sedang Berbohong)
(win/utw)