Tujuan Orang Indonesia Minum Bir Hanya untuk Mabuk

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Jumat, 30/01/2015 19:00 WIB
Tujuan Orang Indonesia Minum Bir Hanya untuk Mabuk Ilustrasi bir (CNN Indonesia/Fajrian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hari Jumat, akhir pekan sudah tiba. Dan ini saatnya Anda melupakan sejenak masalah pekerjaan dan menikmati hari libur bersama keluarga atau teman. Di akhir pekan seperti ini, banyak orang yang memilih untuk menghabiskan akhir pekannya dengan nongkrong dan menikmati bergelas-gelas bir.

Meski bir bukan lagi minuman yang asing untuk masyarakat Indonesia, namun masih banyak orang Indonesia yang salah kaprah saat minum bir.

"Orang Indonesia dan orang luar negeri itu punya tujuan berbeda saat minum bir," kata ahli pembuat bir dari Paulaner Brauhaus kepada CNN Indonesia. "Kebanyakan orang sini itu kalau minum bir tujuannya ya memang untuk mabuk."


Namun jangan dulu beranggapan buruk pada bir. Sebenarnya, inti pembuatan bir tidak ditujukan untuk mabuk-mabukan, melainkan sebagai minuman obat.

Sayangnya, kini penggunaan bir sudah disalahgunakan. Arie menambahkan, orang Indonesia tidak bisa minum dengan cara moderat alias tidak berlebihan. "Kalau orang luar negeri, mereka minum masih terukur sehingga mereka bisa jadi lebih segar," ucapnya.

Arie mengatakan, karena gaya minum yang tidak moderat ini, orang akan jadi lebih cepat mabuk.

Selain kadar minum yang harus tepat, agar tak mabuk, minum bir juga ada aturannya.

1. Sebelum minum bir, pastikan perut sudah terisi. "Jika belum makan, maka alkohol yang akan terserap dalam darah sehingga lebih cepat mabuk," katanya.

2. Pastikan Anda dalam kondisi yang sehat dan tidak sedang mengonsumsi obat-obatan.

3. Sebaiknya pilih bir yang agak keruh. Bir yang agak keruh karena tidak difilter ini memiliki kandungan mineral yang lebih tinggi dibanding bir yang bening.

"Bir yang bening tidak memiliki kandungan mineral di dalamnya. Jadi saat minum bir, Anda pasti akan lebih sering buang air kecil, lalu minum bir lagi. Saat Anda buang air kecil, mineral dalam tubuh terbuang tapi tidak ada mineral lain yang menggantikannya dalam tubuh karena birnya tak bermineral. Inilah yang membuat Anda jadi cepat mabuk," katanya menjelaskan.


(chs/mer)