Jus Lidah Buaya, Primadona Minuman Sehat Tergres

Windratie, CNN Indonesia | Selasa, 10/02/2015 09:35 WIB
Dari aktris Gwyneth Paltrow sampai dokter naturopati sedang keranjingan membicarakan jus yang rasanya agak asam dari tanaman lidah buaya ini. Jus lidah buaya kaya akan antioksidan yang membantu melindungi sel kulit dari radikal bebas. (Thinkstock/Lecic)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kita sudah sering mendengar petuah para ahli kesehatan dan kecantikan bahwa mengonsumsi jus hijau satu kali sehari bisa memperlambat proses penuaan. Namun, ada tren lain dari minuman kesehatan, yaitu jus lidah buaya.

Saat ini, tampaknya orang-orang dari aktris Gwyneth Paltrow sampai dokter naturopati (ilmu pengobatan alami) sedang keranjingan membicarakan jus yang rasanya agak asam dari tanaman lidah buaya itu. Mereka mengatakan bahwa lidah buaya memiliki khasiat meregenerasi kulit.

Meskipun kita tahu bahwa tidak ada jus atau makanan apapun yang berperan sendirian mengubah kulit seseorang, tetapi ada penjelasan ilmiah dari manfaat jus lidah buaya.


Jus tersebut memiliki banyak vitamin, termasuk di antaranya adalah vitamin B, C, dan E, serta asam folat yang membentengi sistem kekebalan tubuh. Tubuh yang sehat akan tercermin dalam kulit, kata Wendy Bazilian, penulis The SuperFoodsRx Diet.

“Jika memiliki kecenderungan kulit kering atau masalah kulit lainnya termasuk psoriasis, Anda bisa memperoleh penyembuhan dari dalam dan luar dengan memilih makanan anti-inflamasi seperti jus lidah buaya,” ucap Wendy seperti dilansir dari laman Prevention.

Ditambah, jus lidah buaya juga kaya akan antioksidan yang membantu melindungi sel kulit dari radikal bebas di lingkungan seperti asap, matahari, dan polutan lain. Namun, jangan dulu menegak minuman ini dengan terlalu banyak. Meskipun memiliki statistik gizi yang mengesankan, tidak ada penelitian apapun yang mendukung klaim bahwa lidah buaya dapat mempercantik tampilan kulit.

“Mungkin tidak secara langsung memengaruhi kulit Anda. Tapi, apapun yang meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan berpotensi meningkatkan penampilan Anda,” kata Rebecca Kazin dari Washington Insitute of Dermatologic Surgery Laser.

Meski demikian, Rebecca menyarankan agar tidak mengonsumsi jus lidah buaya jika Anda sedang dalam pengobatan untuk masalah pencernaan, gangguan darah, atau diabetes. Lidah buaya memiliki efek pencahar ringan dan pengencer darah, serta menyebabkan penurunan gula darah pada penderita diabetes dengan kadar yang sudah rendah.

Namun, jika tertarik untuk menguji keampuhan jus lidah buaya, Rebecca menyarankan agar Anda mencari lidah buaya organik berkualitas tinggi yang sudah disaring, dikenal pula dengan air aloe, serta bebas dari zat aditif perasa atau gula.

(win/win)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK