Kisah 'Manusia Vampir' Kembar yang Tak Bisa Kena Matahari

Reuters/Regis Duvignau, CNN Indonesia | Senin, 23/02/2015 12:04 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Saudara kembar Thomas dan Vincent  Seris lahir dengan Xeroderma Pigmentosum (XP) yang membuat mereka tak bisa terkena sinar matahari dan ultraviolet.

Saudara kembar Thomas dan Vincent  Seris (kiri) lahir dengan Xeroderma Pigmentosum (XP) yang membuat mereka tak bisa terkena sinar matahari dan ultraviolet. (REUTERS/Regis Duvignau)
Sinar matahari dan ultraviolet (UV) bisa memprovokasi sel kanker dewasa sebelum waktunya karena adanya kelainan genetik resesif autosomal pada perbaikan DNA. Karena itu, mereka selalu mengecek kadar UV di sekitar mereka. (REUTERS/Regis Duvignau) 
Saat keluar rumah, saudara kembar ini harus mengenakan masker khusus yang bisa melindungi tubuh mereka dari sengatan sinar matahati. (REUTERS/Regis Duvignau)
Xeroderma Pigmentosum membuat kulit penderitanya melepuh parah ketika kontak dengan sinar matahari. (REUTERS/Regis Duvignau)
Pasien XP biasanya meninggal di usia muda akibat kanker kulit, 60 persen hidupnya sampai usia 20 tahun. Pasien XP memiliki kulit yang tipis sehingga rentan terhadap UVB yang mempermudah terjadinya mutasi ke arah kanker kulit. (REUTERS/Regis Duvignau)
Mendapat julukan Children of the Night (Les Enfants de la Lune), si kembar Seris termasuk 70 sampai 80 orang di Perancis yang menderita cacat genetik. (REUTERS/Regis Duvignau)
Asosiasi Perancis
Mereka baru bisa berkeliaran di luar rumah tanpa masker saat malam hari. (REUTERS/Regis Duvignau)
Thomas dan Vincent telah menguji masker pelindung baru pada tahun lalu yang transparan dan berventilasi dan dikembangkan oleh beberapa rumah sakit di Perancis. (REUTERS/Regis Duvignau)
Masker yang mereka kenakan sekilas tampak seperti pakaian astronaut. (REUTERS/Regis Duvignau)