Dilansir dari laman Prevention, kondisi nokturia dapat menghambat pemulihan diri saat tidur sehingga memengaruhi kinerja di siang hari serta suasana hati.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gagal jantung dapat membuat seseorang merasakan dorongan untuk buang air kecil karena kondisi tersebut meningkatkan cairan ekstra untuk dikumpulkan dalam ginjal di malam hari.
Nokturia juga bisa berkembang jika seseorang baru saja mengalami infeksi saluran kemih atau gangguan kandung kemih lainnya.
Masih banyak hal yang harus dipelajari tentang nokturia. Ada tumpang tindih dengan kondisi kandung kemih terlalu aktif, yang disebut juga sebagai inkontinensia urgensi. Orang dengan kondisi ini mendapatkan dorongan tiba-tiba dan kuat untuk buang air kecil setiap saat sepanjang hari.
Kondisi ini lebih sering terjadi pada perempuan dibandingkan laki-laki, dan penyebabnya seringkali sulit dipahami.
Jika berurusan dengan nokturia, mulailah dengan membatasi cairan atau cairan yang membuat kandung kemih iritasi, seperti kafein, alkohol, dan makanan pedas setelah makan malam. Hindari juga tisu pembersih kewanitaan dengan aroma yang dapat mengiritasi uretra.
Berlatih kegel juga bisa memperkuat otot-otot dasar panggul dan meningkatkan kontrol kandung kemih. Setelah mengikuti saran di atas, dokter juga akan menganjurkan obat yang dapat mengurangi dorongan buang air kecil di malam hari. Namun, obat ini memiliki efek samping seperti penglihatan kabur, mulut kering, sembelit, bahkan gangguan memori.
(win/utw)