Kondisi tekanan darah tinggi atau hipertensi pada manusia dapat terjadi dalam beberapa kondisi. Ada yang selalu mempunyai tekanan darah yang tinggi, tapi ada juga yang fluktuatif. Artinya kadang tinggi kadang tidak.
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, Siska S. Danny mengatakan kondisi tekanan darah yang fluktuatif bisa jadi mendatangkan risiko yang lebih berbahaya. "Variasi tekanan darah yang berbeda berisiko terkena penyakit kardio (jantung) lebih tinggi dibandingkan yang tekanan darahnya selalu tinggi," ujar Siska menjelaskan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi, kalau tiba-tiba tinggi, perlindungan otak bisa kaget. Adaptasi pelindung otak menerima tekanan akan terlambat, bisa stoke mendadak," ujarnya menjelaskan.
Namun, hal ini tidak berarti bahwa orang yang dengan hipertensi stabil akan berkurang risikonya. Jika tidak diobati, hipertensi akan tetap mengarah pada kerusakan organ yang akhirnya menyebabkan kematian.
"Kalau tekanan darah tinggi terus tidak ada gejala," kata Siska. "Tapi ini justru berbahaya karena tidak ada kontrol," ujarnya menambahkan. (chs/chs)